Banyumas Raya

JAKARTA, – Direktur Eksekutif Perkumpulan buat Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini mengingatkan kepada calon kepala daerah bagi menjalankan kompetisi secara sehat pada Pilkada Serentak 2018.
Hal itu bagi menciptakan proses pemilihan yg bermartabat.
“Kompetisi mulai kompetitif kalau segala peserta pemilihan menerapkan nilai-nilai berkompetisi yg jujur, sportif, dan patuh pada aturan main yg ada,” kata Titi kepada , Selasa (19/6/2018).
Para calon kepala daerah juga diharapkan tak melakukan cara-cara ilegal bagi mewujudkan kemenangan.
Selain itu, Titi juga berharap mereka juga saling mengawasi demi terciptanya persaingan sehat di antara para calon.
“Kalau itu segala dikerjakan peserta pemilihan maka mampu dipastikan pilkada mulai berjalan damai, berintegritas, dan demokratis,” kata dia.
Jelang masa tenang dan hari pemungutan suara, para calon diharapkan tak memakai cara-cara buruk, seperti menyebarkan berita bohong, fitnah hingga ujaran kebencian cuma sekadar mendapatkan sentimen dan simpati pemilih.
“Selai itu praktik politik uang sungguh merendahkan dan mencederai mutu demokrasi kita. Dampaknya merusak tak cuma jangka pendek tetapi juga jangka panjang,” ujarnya.
Calon kepala daerah diminta tidak merusak nalar pemilih dan penyelenggara pemilu dengan upaya membeli suara dan integritas pemilih maupun penyelenggara.
Para calon, kata Titi, harus memberikan contoh yg baik bahwa mereka dapat menghadirkan sikap teladan untuk masyarakat dan pemilih mereka.
“Selain itu, tak ada demokrasi dengan kekerasan, maka timses, tim kampanye, dan pasangan calon jangan gunakan cara-cara yg mengintimidasi maupun mengancam pemilih,” katanya.
“Mari wujudkan pilkada damai, pilkada yg menghargai nilai-nilai kemanusiaan kalian buat bebas dan merdeka dalam menenukan pilihan,” sambung dia.
Sumber: http://nasional.kompas.com
BanyumasRaya.com

