Banyumas Raya

Perseteruan antara Sandy Tumiwa dan Tessa Kaunang akhirnya mendapat titik terang. Pasca sidang putusan hak asuh anak yg digelar pada hari Kamis (15/3) kemarin, Sandy harus rela menerima kekalahan. Meski begitu, dari hasil putusan diketahui bahwa Sandy diperbolehkan bagi menemui anak mereka setiap hari.
- Belum bersiap nikah lagi, Tessa Kaunang masih trauma dengan Sandy
- Tessa Kaunang tidak ada niatan jenguk Sandy Tumiwa di dalam tahanan
- Tanpa Sandy Tumiwa, Tessa Kaunang dan anak-anak bahagia
“Setiap hari boleh. Senin sampai Jumat. Asal izin Tessa dan nggak mengganggu jadwal sekolah. Sandy harus berpikir realistis ke depan. Jadi kalau alasan Tessa realistis ya enggak persoalan sih. Apalagi bagi kebaikan anak. Lagipula Mbak Tessa kooperatif. Sandy dan Tessa tetap bersahabat baik, enggak ada permusuhan,” ungkap M. Firdaus Owiobo selaku Kuasa Hukum Sandy, ketika ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (15/3).
Meski membebaskan Sandy bertemu dengan anak-anak namun Tessa melarang Sandy menemui mereka di rumah. Lantaran takut mengundang fitnah, Sandy pun juga menegaskan pada Tessa agar melarang kekasihnya berkunjung.

“Kalau bagi rumah, selama belum laku terjual, Mbak Tessa melarang ke sana, takut mengundang fitnah. Sandy juga meminta Tessa bagi tak membawa cowoknya lagi ke rumah. Itu secara lisan, tak tertuang di akta tadi. Kesepakatannya, Mbak Tessa nggak mengajak pacar begitu juga Sandy nggak boleh terlalu lama berkunjung ke rumah itu,” jelasnya.
Meski telah kalah dalam putusan pengadilan, Sandy tetap berkewajiban penuh bagi menafkahi anak-anaknya. Firdaus menuturkan, dengan pekerjaan Sandy ketika ini, dirinya telah lebih dari bisa buat bertanggungjawab penuh terhadap anak-anaknya.
“Menafkahi Rp 5 juta dan Sandy mampu. Jadi tak ada istilah Sandy enggak mampu, nggak bisa. Karena Sandy telah bekerja, direktur di salah sesuatu label musik. Sandy juga mengeluarkan album, sinetron. Ambil hikmahnya dari semuanya,” pungkasnya.
(kpl/aal/tmd)
Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

