Bangunan di Baturraden Mulai Dirobohkan

oleh -98 views
Cloud Hosting Indonesia

WARGA membongkar vila yang sudah dikosongkan di kawasan wisata Baturraden, Banyumas, Senin (12/3). Warga memanfaatkan bekas bangunan vila yang masih bisa digunakan sebelum diratakan untuk pengembangan kawasan wisata Baturraden.SATELITPOST/ANANG FIRMANSYAH

PURWOKERTO, SATELITPOST-Sejumlah bangunan hotel dan penginapan di Baturraden mulai dirobohkan. Bangunan-bangunan tersebut berdiri diatas lahan milik Pemkab Banyumas sejak tahun 1973.

Pantauan SatelitPost, Senin (12/3) sejumlah pekerja tengah meratakan bangunan vila maupun penginapan yang berada di sebelah timur lokawisata Baturraden. Pembongkaran sudah dilakukan sejak beberapa hari kemarin. Sementara sebagian bangunan lainnya masih utuh meski sudah beberapa di antaranya sudah dikosongkan pengelola.

‎Satrio Gutomo, pemilik bangunan vila mengatakan, pembongkaran sejumlah bangunan penginapan tersebut dikarenakan adanya surat perjanjian sewa antara pengelola dengan pemkab Banyumas yang sudah dilakukan selama 15 tahun. Sehingga pengelola (dalam hal ini pihak ketiga) sudah menyerahkan aset kepada pihak pemkab Banyumas.

“Beda dengan perjanjian dengan kami (pemilik awal). Dalam perjanjian kami tidak ada batas sewa, karena dalam surat penetapan yang ditandatangani tahun 1973 menyebutkan pengelolaan aset kami berlaku selama lokawisata Baturraden masih beroperasi,” katanya kepada SatelitPost.

Berdasarkan surat penetapan tersebut, dia dan belasan pemilik bangunan penginapan lainnya merasa keberatan dengan keputusan pemkab Banyumas yang dinilai hanyalah keputusan sepihak untuk mengosongkan bangunan yang mereka kelola. Pihaknya pun menggugat secara perdata keputusan Pemkab Banyumas tersebut ke Pengadilan Negeri Purwokerto yang dilayangkan pada tanggal 28 Februari lalu.

“Hari ini (kemari, red) masuk sidang pertama, namun dari pihak Pemkab Banyumas tidak ada yang datang. Jadi ditunda Senin pekan depan,” katanya.

Dengan adanya gugatan, lanjut dia, maka segala bentuk aktivitas pihak pemkab seharusnya dihentikan sampai menunggu keputusan sidang. Dalam surat gugatan tersebut, pihak penggugat (pengelola dan pemilik bangunan) meminta Pemkab Banyumas memberikan hak pengelolaan lahan selama 30 tahun ke depan dimulai tahun 2018 untuk tetap dikelola sebagai usaha hotel, vila, ataupun penginapan.

Opsi lainnya yakni pihak Pemkab Banyumas memberikan ganti kerugian atas tanah dan bangunan yang selama ini telah dibangun dan dipelihara oleh para pengelola/ pemilik bangunan. Pasalnya, dalam menempati, membangun serta mengelola bukan atas kemauan sendiri, tetapi melalui perintah dari Pemkab Banyumas.

Sementara, Bagian Aset BKD Banyumas masih belum bisa dikonfirmasi lebih lanjut. Yang bersangkutan tengah melaksanakan dinas luar kota dan akan kembali pada Rabu (14/3). (rar)

Sumber: https://satelitpost.com/regional/bangunan-di-baturraden-mulai-dirobohkan

Komentar Pembaca