Sandiaga Masih Cari Tempat Untuk PKL Melawai

oleh -367 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) Melawai, Blok M, Jakarta Selatan yg berjualan di trotoar banyak diprotes. Seharusnya trotoar yg menjadi hak pejalan kaki kini dicaplok PKL.

BERITA TERKAIT
  • Dampak penataan trotoar, pohon-pohon di Jl Sudirman-Thamrin dipindah
  • Berharap Anies-Sandi benar-benar memuliakan pejalan kaki di DKI
  • Gunakan dana KLB buat pembangunan, Sandiaga percaya DKI tetap bisa WTP

Pemprov DKI Jakarta kemudian mencarikan solusi terkait masalah itu. Sebanyak 75 PKL di kawasan Melawai itu sudah masuk program OK OCE. Pemprov DKI ketika ini sedang mencarikan tempat sementara bagi mengakomodir mereka.

“Kalau yg berkaitan dengan OK OCE itu kami dorong bagi lokasi sementara atau lokasi binaan. Jadi kalau memang di sekitar Jalan Sunan Ampel dan Adityawarman di sana, kalian mulai cari lokasi sementaranya,” jelas Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga S Uno, Rabu (7/3).

Untuk lokasi permanen, Sandi berharap ada kerja sama dengan para pemilik gedung di sekitar Melawai. Di mana selama ini karyawan yg bekerja di gedung itu menjadi langganan para PKL.

Menurut Sandi, ada pengelola gedung yg setuju menampung para PKL. “Ada sesuatu grup yg milik gedung di sana. Mereka bilang oke yang berasal ditata. Nah, ini nanti aku telah perintahkan Pak Aspem, Pak Keswan buat berbicara pada Pak Wali Kota (Jakarta Selatan), kepada Pak Camat Arrohman, kepada Bu Lurah,” jelasnya.

Setelah ada kesepakatan dengan pengelola gedung, pihaknya mulai melihat dari 75 pedagang, berapa yg dapat ditampung di gedung dan berapa yg harus dicarikan lokasi sementara.

“Tetapi kalau buat kuliner makanan, itu tadi pagi saja aku lari lewat sana, penuh juga. Penuh banget. Dan ya, dibutuhkan oleh masyarakat di sana,” kata dia.

Sandi menyampaikan kawasan itu ramai karena harganya terjangkau. “Saya tanya, mereka bilang buat makan pagi yg terjangkau harganya di situ. Jadi bagi memastikan lapangan kerja di sana tak terganggu, tak terhapuskan, juga usaha kecil, usaha mikro tak terbebani, kami harus cari solusi buat itu,” tuturnya.

[eko]

Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca