Sadapan Ungkap Dugaan Lucas Tak Jamin Dukungan Hakim Karena Takut KPK

oleh -100 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

JAKARTA, – Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) memutar rekaman sadapan dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (28/2/2019). Rekaman itu diduga berisi suara terdakwa Lucas dan mantan petinggi Lippo Group, Eddy Sindoro.

Percakapan dalam rekaman itu membicarakan banyak hal. Salah satunya, dugaan Eddy Sindoro yg ingin mengajukan gugatan praperadilan terhadap KPK, atas penetapan dirinya sebagai tersangka.

Berikut petikan transkrip rekaman yg diduga suara Lucas dan Eddy Sindoro:

Male (Eddy Sindoro): Saya masih berharap prapid dapat tadinya. Ndak dapat ya? Mutlak gak mampu ya?

Lucas: Enggak ada yg berani. Sekarang ini ya, enggak ada yg berani.

Eddy Sindoro: Kal..kalo ini ngomong, (suara tak jelas), sekarang ini artinya masih ada harapan bulan depan, beberapa bulan lagi, tiga bulan lagi ada?

Lucas: Hemm..dengan kepemimpinan KPK ketika ini gak ada yg berani.

Dalam percakapan di menit-menit selanjutnya, Lucas dan Eddy diduga membicarakan mengenai komitmen hakim buat memenangkan praperadilan. Namun, Lucas diduga mengulangi kata-katanya bahwa hakim tak berani.

Berikut petikan percakapan selanjutnya:

Eddy Sindoro: Iya, jadi selama ini bak… ngobrol dengan Palita dan (suara tak jelas), itu enggak dapet komitmen dari mereka tuk dukung gak ada ya?

Lucas: Enggak ada

Eddy Sindoro: Di prapid?

Lucas: Oh bukan mereka yg menentukan. Mereka sih…mereka tak menyampaikan ya dan tidak. Tapi kan dari pihak hakim ndak ada yg berani Pak itu.

Eddy Sindoro: Iya, maksudnya jika kan mereka enggak tahu pihak hakim mau atau enggak mau. Kan waktu itu you bilang, ya kan de…minta keberpihakan komitmen dari mereka bagi mendukung kan?

Lucas: Ya mereka sih e…tidak menyampaikan tak mendukung ya. Dia menyampaikan mendukung aja gitu. Tapi ini kan ada level jaksa, Pak Eddy. Pak Eddy, peperangan kami itu ada di level jaksa. Pak, ini soal prapid.

Meski demikian, dalam persidangan, Lucas membantah rekaman yg diputar jaksa. Lucas tak mengakui bahwa nomor telepon yg disadap itu adalah nomor telepon pribadinya.

Lucas juga menyampaikan tak kenal suara dalam rekaman dan tak mengetahui isi rekaman.

“Saya tak tahu itu percakapan siapa dengan siapa,” kata Lucas.

Baca juga: Lucas Diduga Sarankan Eddy Sindoro di Luar Negeri Hingga Perkaranya Kedaluwarsa

Dalam perkara ini, Lucas didakwa menghalangi proses penyidikan KPK terhadap tersangka mantan petinggi Lippo Group, Eddy Sindoro. Lucas diduga menolong pelarian Eddy ke luar negeri.

Menurut jaksa, Lucas menyarankan Eddy Sindoro yg sudah berstatus tersangka agar tak kembali ke Indonesia. Lucas juga mengupayakan supaya Eddy masuk dan keluar dari wilayah Indonesia, tanpa pemeriksaan petugas Imigrasi.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://nasional.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca