Rawan Bencana, Jokowi Instruksikan Tata Ruang Se-Indonesia Dibenahi

oleh -69 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

SURABAYA, – Presiden Joko Widodo ( Jokowi) menegaskan, tata ruang di segala Indonesia harus memperhatikan aspek pengurangan risiko bencana.

Hal itu diungkapkan Presiden saat membuka Rapat Koordinasi Nasional 2019 Penanggulangan Bencana di Jatim Expo, Kota Surabaya, Sabtu (2/2/2019) pagi.

“Setiap pembangunan ke depannya, harus dilandaskan kepada  aspek-aspek pengurangan risiko bencana,” ujar Jokowi dalam pidatonya.

“Ini tentu berkaitan dengan perencanaan pembangunan di daerah. Berkaitannya dengan bupati, wali kota, gubernur dan Bappeda. Ini harus akan kami sadari,” lanjut dia.

Baca juga: Pukul Kentongan, Jokowi Buka Rakornas Penanggulangan Bencana

Kepala daerah  bersama-sama  Bappeda harus akan mengerti betul mana daerah yg rawan bencana alam dan mana yg bisa ditempati manusia.

Pakar serta ahli  kebencanaan juga mesti dilibatkan di dalam perencanaan tersebut.

Jokowi meminta pemerintah daerah juga harus tegas terhadap daerah mana yg rawan bencana sehingga tak boleh ditinggali manusia dan mana daerah yg aman.

“Rakyat harus betul-betul dilarang masuk ke ruang-ruang yg ditandai merah ya. Mereka harus patuh kepada tata ruang yg ditentukan,” ujar Jokowi.

Baca juga: Ini Kegiatan Jokowi di Jawa Timur Hari Ini…

Perencanaan tata ruang  sangat utama dilaksanakan. Pasalnya, pada dasarnya peta daerah rawan bencana di segala Tanah Air telah ada. Tinggal memedomaninya saja.

“Bencana juga terus berulang-ulang kok. Tempatnya juga di situ-situ saja. Di NTB, tahun 1978 pernah ada. Di Palu tahun 1978 atau 1979 juga ada di situ. Jadi siklusnya ketahuan,” ujar dia.

Sumber: http://nasional.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca