Polri: Anak Kandung Santoso Bergabung Dengan Ali Kalora Cs

oleh -65 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

JAKARTA, – Satuan Tugas (Satgas) Operasi Tinombala mengungkapkan, ada tambahan sesuatu orang anggota baru dalam kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, anggota baru tersebut adalah anak kandung pimpinan terdahulu MIT Santoso.

“Satgas berhasil mengidentifikasi sesuatu orang DPO lagi yg ikut bergabung ke kelompok Ali Kalora, merupakan anak kandung Santoso,” kata Dedi di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (14/2/2019).

Dedi mengatakan, penetapan anggota baru kelompok tersebut dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) mulai langsung dilakukan.

Baca juga: Satgas Tinombala Tangkap Kurir yg Diduga Terafiliasi Kelompok Ali Kalora

Terkait perekrutan anak kandung Santoso tersebut sebagai anggota, Dedi mengaku hal itu masih dalam proses penelusuran.

“Antara direkrut dan inisiatif sendiri karena tiba ke hutan. Ali Kalora ini lagi diidentifikasi dan nanti mulai langsung diterbitkan DPO,” kata dia.

Selain  mengidentifikasi anggota baru, Satgas juga sudah menangkap seorang kurir yg diduga terafiliasi dengan kelompok tersebut.

“Satgas menangkap kurir simpatisan DPO. Ini telah dikerjakan penangkapan kurir-kurirnya dan dalam pemeriksaan,” ujar Dedi.

Para kurir diketahui bertugas membawa logistik buat kelompok tersebut dengan memakai karung dan dipikul.

Baca juga: Faktor Geografis Masih Jadi Kendala Polisi dalam Mengejar Ali Kalora Cs

Dedi mengatakan, logistik tersebut dibawa dengan cara dipikul karena jalur di daerah tersebut terbatas.

Tim gabungan masih melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap kelompok teroris itu di daerah sekitar Poso.

Cara yg dikerjakan pihak kepolisian akan dari menguasai jalur-jalur logistik kelompok itu, memantau jalur komunikasi, hingga menggandeng keluarga anggota kelompok Ali Kalora cs agar mau menyerahkan diri.

Sebelumnya, aparat yg tengah membawa jenazah RB alias A (34), warga sipil korban mutilasi di kawasan Desa Salubanga, Sausu, Parimo, Sulteng, ditembaki sekelompok orang bersenjata yg diduga kelompok Ali Kalora, pada 31 Desember 2018.

Baca juga: Kelompok Ali Kalora Cs Masih dalam Pengejaran Polisi

Penembakan dikerjakan ketika salah seorang petugas hendak menyingkirkan kayu dan ranting pohon yg menghalangi jalan.

Kontak tembak aparat dengan kelompok teroris tidak terhindarkan sehingga menyebabkan beberapa petugas yakni Bripka Andrew dan Bripda Baso, terluka.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112'); });

Sumber: http://nasional.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca