Tangkal Isu SARA, Jokowi Disarankan Pilih Cawapres Dari Kalangan Santri

oleh -244 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti menilai, Joko Widodo lebih pas berpasangan dengan tokoh agama. Sebab, dia memperkirakan isu SARA bakal menjadi senjata bagi menyerang Jokowi di Pilpres 2019.

BERITA TERKAIT
  • Sambangi Istana, PSI nyatakan dukungan pada Jokowi di Pilpres 2019
  • Relawan nilai Moeldoko, Rizal Ramli & Cak Imin cocok jadi cawapres Jokowi
  • Hanura: Wiranto sangat pantas dan pas mendampingi Jokowi

“Sosok wapres, kalau Jokowi yakin diri dengan hasil survei yg naik selalu sebetulnya dia mampu leluasa mampu ambil tokoh profesional, tetapi kalau kurang yakin diri, salah sesuatu ancaman isu adalah SARA maka yg cocok dampingi dari kalangan santri,” ujarnya dalam diskusi Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (1/3).

Dia melihat ada beberapa tokoh yg cukup dekat, merupakan Ketum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketum PPP Romahurmuziy. Ray melihat Muhaimin atau akrab disapa Cak Imin menjadi pilihan lebih aman. Alasannya PPP ketika ini tengah goyang dengan dualisme.

“Maka yg cocok dampingi dari kalangan santri merupakan Cak Imin dan Romi. Siapa di antaranya, aku tak tahu, tetapi kalau pragmatisme, Cak Imin lebih mungkin. Karena partainya lebih stabil,” jelasnya.

Kunjungan Jokowi ke pesantren, Ray menilai belum begitu menyelesaikan isu SARA yg menghantui. Dia melihat isu SARA seandainya tidak ditanggulangi maka mulai mengganggu elektabilitas mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

“Jokowi belum dapat menangkal dugaan negatif padahal telah berkunjung ke pesantren, dia salat bareng Presiden Afganistan saja masih banyak yg enggak terima, begitulah kira-kira. Efektif memang, kalau tak mampu dihentikan dapat menahan laju elektabilitas Jokowi,” ujarnya.

Sementara itu, Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto melihat cawapres paling cocok dampingi Joko Widodo, cuma Jusuf Kalla. Sebab, sebagai pertahana, melanjutkan pemerintahan kembali lebih gampang secara elektoral. Namun hal itu terganjal konstitusi.

“Sebetulnya yg paling ideal pada hari ini adalah sosok JK. Karena seperti kontestasi di semua dunia, biasanya paket itu tak berubah. Selalu beberapa periode. Supaya memudahkan elektoral,” ujarnya dalam kesempatan sama.

Andrianto mengungkapkan, sosok mantan Menko perekonomian zaman Gus Dur, Rizal Ramli bisa menyelamatkan elektabilitas Jokowi. Di mana ketika ini kebijakan ekonomi pemerintah ketika ini dinilai tak pro kerakyatan.

“Sosok Rizal Ramli adalah sosok yg tepat kalau dia mau diambil menjadi cawapresnya Jokowi. Pemerintahan Jokowi kalian lihat telah keluar dari ideologi nasionalisme Bung Karno, dan nawacita. Sosok Rizal Ramli justru dialah yg lebih memiliki ideologi Bung Karno dan nawacita,” jelasnya. [fik]

Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca