Nurdin Halid-Abdul Aziz Dapat Dukungan Dari Laskar Syekh Yusuf Dan Tim Forum Pemuda

oleh -375 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Sejumlah elemen masyarakat selalu mengalirkan dukungannya kepada pasangan calon Gubernur-calon Wakil Gubernur Sulsel nomor urut satu, Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz). Kali ini beragam latar belakang warga Kabupaten Gowa menyatakan komitmen buat memenangkan NH-Aziz dengan mengatasnamakan sebagai Tim Forum Pemuda dan Laskar Syekh Yusuf.

Adapun relawan Tim Forum Pemuda dan Laskar Syekh Yusuf dikukuhkan segera oleh NH di Rumah Kuning, Jalan Mappala, Makassar, Senin (5/3) malam. Kedua tim relawan tersebut semakin mengokohkan mesin pemenangan NH-Aziz yg berbasis ke akar rumput.

Ketua Tim Forum Pemuda, Hatta Hamzah Karaeng Gajang mengungkapkan sejumlah permasalahan Perda Lembaga Adat yg menimpa Kerajaan Gowa menjadi alasan bergabungnya pada barisan NH-Aziz. Pihaknya meyakini, pasangan nasionalis-religius ini dapat membuat adat istiadat dan budaya Gowa bisa lestari dan terjaga.

“Orang-orang aku yg bertarung saat Balla Lompoa mau diambil oleh dinasti Firaun. Fakta sejarah memperlihatkan kepada kalian bahwa Firaun itu Raja Mesir, tapi tak puas kemudian mengaku tuhan. Kurang lebih seperti itu,” bebernya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Laskar Syekh Yusuf. Relawan yg berbasis kuat hingga di 18 kecamatan di Gowa lahir atas kekecewaan kebijakan di daerah itu.

“Banyak orang tiba ke aku mengeluh, banyak orang teraniayaa di Gowa. Jadi yg kalian rekrut ini orang-orang terintimidasi dan mengharapkan perubahan lebih baik. Yang mampu mengubah seperti itu cuma NH-Aziz,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, usai pengukuhan, NH mengapresiasi kepercayaan masyarakat dalam mendukungnya maju pada Pilgub Sulsel. Dukungan tersebut memberikan suntikan motivasi sehingga tidak gentar tetap bertarung.

“Kita dapat menangkan dengan catatan bahwa tak ada seseorang yg mampu terpilih tanpa dukungan rakyat. Artinya, kedaulatan di tangan rakyat, maka bukan di tangan kecurangan. Sehingga segala harus dapat memilih tanpa ada intimidasi,” pungkasnya. [ded]

Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca