Di Depan Jemaah NU, Khofifah Minta Restu Pimpin Jatim

oleh -298 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Berharap doa restu jemaah Nahdlatul Ulama (NU), Calon Gubernur urut 1, Khofifah Indar Parawansa hadir memenuhi undangan acara istighosah menyambut Pilkada serentak 2018 bertema: Jawa Timur Aman, Tentren, dan Damai, Sabtu (3/3). Acara digelar di halaman Masjid Ababil Graha Astranawa, Jalan Gayunsari Timur, Surabaya dan dihadiri ratusan jamaah dari berbagai daerah.

BERITA TERKAIT
  • Khofifah bakal perkuat koperasi sapi perah untuk kesejahteraan warga Jatim
  • Berbagi gagasan di Bojonegoro, Emil bicara Tis-Tas buat pendidikan berkualitas
  • Khofifah janjikan buka ‘kran' eksport buah paprika ke petani Pasuruan

Istighosah diinisiasi oleh Pergerakan Penganut Khittah Nahdliyah (PPKN) pimpinan tokoh NU di Jawa Timur, Choirul Anam. “Ini (istighosah) adalah doa bagi bangsa dan negara. Saya diundang, dan aku hadir,” kata Khofifah usai acara.

Memang, lanjutnya, istighosah ini diniati buat membangun Pilkada yg aman, tentram, dan damai. “Imbauan aku juga sama tentunya (membangun Jatim aman, tentram, dan damai). Dan aku minta doa kepada semua jemaah, mudah-mudahan nomor sesuatu mampu mempimpin Jatim ke depan,” sambungnya.

Kembali mantan Menteri Sosial ini mengingatkan, gelar doa bersama, harus dikerjakan secara kontinu dan di manapun berada demi terciptanya suasana bangsa dan negara yg kondusif.

“Suasana mendoakan harus muncul di manapun. Termasuk yg diinisasi oleh PPKN yg dipimpin oleh Cak Anam (Choirul Anam),” katanya.

Ketua umum PP Muslimat NU ini juga sangat yakin, bahwa doa dari banyak umat memiliki kekuatan luar biasa, seperti yg dikerjakan jemaah NU kultural hari ini. “Ini (PPKN) NU kultural. Bersama-sama kiainya dari tadi malam sebetulnya mereka melakukan halaqoh, dan hari ini bersama jemaah.”

“Antara NU struktural dengan kultural, aku rasa yg banyak adalah kultural. Mereka (NU kultural) yg segera bertemu dengan umat, mereka bertemu dengan jemaah,” tandasnya alumnus Fisip Unair Surabaya ini.

Sekadar informasi, gelar istighosah ini juga dihadiri Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuzie dan jajaran DPW PPP. Sayang, KH Maumun Zubair atau Mbah Mun batal hadir karena keadaan keseatan. [rhm]

Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca