AHY: Tulus Kami Ucapkan Terima Kasih Dan Penghargaan Ke Presiden Jokowi

oleh -297 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Pemerintahan Jokowi-JK telah memasuki tahun ke empat. Tahun depan, masa pemerintahan Jokowi-JK mulai berakhir. Roda pemerintahan mulai berganti. Dalam pidato politiknya di hadapan kader Partai Demokrat, Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan apresiasi kepada pemerintahan Jokowi-JK.

Agus Yudhoyono atau akrab disapa AHY mengatakan, Partai Demokrat tak menutup mata atas keberhasilan pemerintahan Jokowi-JK. Karena itu, dia tak segan mengapresiasi.

“Demokrat saksikan prestasi pemerintah. Untuk itu dengan tulus kita ucapkan terima kasih dan penghargaan ke Presiden Jokowi. Harapannya, seluruh capaian dijaga dan ditingkatkan. Partai Demokrat juga mengingatkan masih ada sejumlah permasalahan yg dirasakan rakyat. karena itu Demokrat mendorong pemerintah melakukan perbaikan dan lebih gigih bekerja,” ujar AHY disambut tepuk tangan kader yg menghadiri acara puncak Rapimnas Demokrat di Sentul, Minggu (11/3).

Sebagai Kogasma, AHY menegaskan kesiapan Demokrat bagi menjadi pemenang di Pemilu 2019. Jika Demokrat memenangkan Pemilu 2019 dan mendapat kepercayaan memimpin Indonesia, partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono ini telah menyiapkan visi misinya.

“Demokrat mulai terlibat dan memastikan Indonesia lebih baik, aman, rukun dan damai, adil bagi semua. Demokratis dan sejahtera dengan taraf hidup rakyat makin baik,” tegasnya.

Dia menuturkan, bagi mewujudkan itu ada lima sasaran besar yg mulai dicapai. Pertama, memperluas lapangan pekerjaan. Kedua, meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat. Ketiga, menekan angka kemiskinan. Keempat memperbaiki hubungan antar negara dan rakyat serta kerukunan sosial di tengah masyarakat. Kelima, menegakkan keadilan, kebebasan dan stabilitas keamanan.

Untuk mencapai lima sasaran itu, Demokrat sudah menyiapkan sembilan strategi. Berikut paparan AHY:
1. Kebijakan pelonggaran pajak. Ini perlu bagi menyikapi perlambatan pertumbuhan ekonomi dan belum pulihnya sektor riil. Kelonggaran pajak sebagai bagian dari insentif fiskal pada dunia bisnis yg dapat menciptakan lapangan kerja banyak dan mendorong peningkatan ekspor. Reformasi sektor pajak perlu dikerjakan demi kebaikan negara dan rakyat Indonesia.
2. Melanjutkan pembangunan infrastruktur. Ini harus selalu dilanjutkan ke segala sektor bukan cuma skala besar tetapi menengah dan kecil. Bukan cuma digarap BUMN tetapi juga dari uang swasta. Ini mulai membuka lapangan pekerjaan dalam jumlah besar.
3. Mengembangkan UMKM dan kewirausahaan secara besar-besaran. Ini berimplikasi membuka lapangan pekerjaan yg luas.
4. Menaikkan gaji pegawai dan upah buruh. Dalam lima tahun pasca 2019, Demokrat berjanji menaikkan gaji pegawai, guru, PNS. Sehingga daya beli masyarakat kembali meningkat. Perusahaan diharapkan bisa meningkatkan upah buruh dan produktivitas sehingga meningkatnya daya saing Indonesia.
5. Meningkatkan program penanggulangan kemiskinan. Baik bantuan pendidikan, sosial dan kesehatan. Ini demi hidup yg lebih layak. Serta mencegah jurang ketimpangan antara kaya dan miskin.
6. Meningkatkan dan memperluas sarana pendidikan dan kesehatan.
7. Meningkatkan kerukunan sesama masyarakat dan memulihkan hubungan baik antara negara dan masyarakat agar kembali harmonis. Kerukunan yg terkoyak di tahun-tahun terakhir ini harus dipulihkan.
8. Menjaga stabilitas politik dan keamanan dengan bertanggung jawab.
9. Melakukan penegakan hukum yg tegas, adil dan bebas kepentingan politik. [noe]

Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca