Pimpinan DPR Anggap Arab Saudi Lecehkan Indonesia Terkait Eksekusi Mati TKI

oleh -172 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

JAKARTA, – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Taufik Kurniawan menilai, Arab Saudi melecehkan Indonesia terkait eksekusi mati tenaga kerja Indonesia (TKI) Zaini Misrin tanpa pemberitahuan resmi.

Sebab, pemerintah telah coba mencari keterangan terkait Zaini Misrin, namun tidak diberikan oleh Pemerintah Arab Saudi.

“Kalau ini tanpa ada notifikasi dari Pemerintah Arab Saudi ke Indonesia tentu ini pelecehan,” kata Taufik di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/3/2018).

(Baca juga : Migrant Care: Arab Saudi Sudah Eksekusi Mati 5 TKI Tanpa Pemberitahuan)

Ia meminta Pemerintah Indonesia bersikap tegas ke Arab Saudi karena mengeksekusi mati TKI tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

“Kita menghormati pemerintah yg telah dua kali lakukan advokasi, tetapi ketika eksekusi tak diinfokan oleh pemerintah Saudi,” kata Taufik.

Ia menyinggung sambutan yg diberikan Indonesia ketika Raja Salman berkunjung ke Tanah Air. Menurut Taufik, Arab Saudi tak merespons positif sambutan tersebut.

Taufik juga menyinggung asuransi crane yg jatuh menimpa jemaah haji yang berasal Indonesia yg hingga ketika ini belum dibayarkan.

(Baca juga : Indonesia Layangkan Protes ke Arab Saudi Atas Eksekusi Mati Zaini Misrin)

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-210346665559669319-411’); });

“Jangankan yg TKI, gimana juga persoalan asuransi yg kena crane di sana kan juga harus ada tindak lanjut dari Pemerintah Arab Saudi,” lanjut politisi PAN itu.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri sudah melayangkan protes resmi kepada Duta Besar Arab Saudi bagi Indonesia, yakni Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi atas eksekusi hukuman mati kepada Zaini Misrin.

Hal itu diungkapkan Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia, Kementerian Luar Negeri RI, Lalu Muhammad Iqbal di Kantor Kemenlu RI, Jakarta, Senin (19/3/2018).

“Hari ini pemerintah Indonesia telah mengatakan protes resmi dan meminta penjelasan atas kejadian ini dengan memanggil Dubes Arab Saudi dipanggil,” kata Iqbal.

(Baca juga : Kisah Perantauan Zaini Misrin yg Berakhir di Tangan Algojo Arab Saudi…)

Dalam kesempatan tersebut, Indonesia mengatakan keprihatinan dan protes atas eksekusi yg dikerjakan kepada tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berasal Bangkalan, Madura, Jawa Timur itu tanpa notifikasi.

“Bahkan mengesampingkan fakta bahwa proses peninjauan kembali (PK) yg kedua baru berjalan,” kata Iqbal.

Tak cuma itu, rencananya Duta Besar RI di Arab Saudi mulai melayangkan nota protes dari Indonesia segera ke Kementerian Luar Negeri Arab Saudi.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://nasional.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca