Pesan PKB Untuk Gerindra: Kita Ini Enggak Usah Basa Basi…

oleh -56 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

JAKARTA, – Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding percaya Partai Gerindra meminta kursi pimpinan MPR RI kepada salah sesuatu partai politik di dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK) sebagai syarat rekonsiliasi pasca-Pilpres 2019.

Apabila Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Andre Rosiade menyampaikan hal sebaliknya di hadapan publik, Karding menyebut, pernyataan itu yaitu basa basi semata.

“Walaupun Mas Andre bilang tak ada syarat rekonsiliasi, itu kan di permukaan. Tapi kan di politik itu mana ada yg gratis. Kita ini enggak usah basa basi,” ujar Karding dalam sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/8/2019).

Baca juga: Isi Paket Pimpinan MPR Disarankan Gabungan Oposisi dan Koalisi Pemerintah

Dalam politik, lanjut Karding, rekonsiliasi pasti berbentuk power sharing. Jadi, tak perlu malu mengutarakannya kepada masyarakat.

Meski demikian, Karding mulai tetap menghormati apabila Gerindra bersikukuh menyampaikan bahwa kursi pimpinan MPR RI bukanlah syarat rekonsiliasi di antara kubu Prabowo dengan Jokowi.

Karding cuma mengingatkan bahwa partai besutan Prabowo Subianto itu tak boleh marah apabila kursi pimpinan MPR RI benar-benar tak jatuh ke tangan kader Gerindra.

“Kalau memang tak ada syarat rekonsiliasi, ya baik, bagus juga. Tetapi konsekuensinya, Gerindra jangan terlalu marah kalau enggak mampu kursi pimpinan MPR,” ujar Karding.

PKB sendiri juga tertarik mendapatkan kursi pimpinan MPR. Bahkan, partai politik sesama anggota KIK juga mempunyai hasrat yg sama.

Oleh sebab itu, Karding berpendapat, dinamika perebutan kursi pimpinan MPR kali ini mulai semakin menarik.

“Saya kira tetap nanti dinamis ya. Dapat diduga bahwa (perebutan) itu (terjadi) di internal koalisi, terutama karena ada paket. Misalnya Golkar ya pengen, PKB pengen, Gerindra pengen, ya wajar,” lanjut dia.

Baca juga: Gerindra Yakin Kursi Pimpinan MPR Disepakati pada Menit Akhir

Diberitakan, Wasekjen Gerindra Andre Rosiade menegaskan, partainya tak pernah menjadikan kursi ketua MPR sebagai syarat rekonsiliasi dengan KIK.

Meski, Andre tidak menampik bahwa Gerindra juga menginginkan kursi pimpinan MPR itu.

“Kursi ketua MPR sebagai syarat rekonsilasi itu tidak, tetapi kalian tak munafik bahwa sebagai peraih suara kedua Pileg 2019, kenapa kita tak mampu mendapatkan salah sesuatu pimpinan, kalau dapat berkonstribusi,” kata Andre.

 

Sumber: http://nasional.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca

No More Posts Available.

No more pages to load.