Tuntut Naik Upah, Karyawan Royal Enfield Mogok

oleh -75 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Chennai – Para pekerja pabrikan kendaraan roda beberapa Royal Enfield dari Eicher Motors di Chennai, India, melakukan aksi mogok kerja karena pihak perusahaan dianggap kurang berhasrat bagi bernegosiasi dalam menaikkan upah karyawan, atau mengangkat mereka menjadi pegawai tetap.

Wakil Presiden Serikat Pekerja, R Sampath, menjelaskan bahwa Dewan Serikat Pekerja sudah mengeluarkan pemberitahuan mogok kerja pada Selasa (12/2/2019) waktu setempat, tapi mogok baru dimulai pada hari berikutnya sekitar pukul 15.00 waktu setempat, setelah manajemen memindahkan orang-orang yg berpengaruh dalam serikat pekerja.

Royal Enfield menyampaikan pihaknya sudah menginformasikan kepada bursa saham tentang pemogokan itu.

“Tetap berkomitmen, seperti biasa di masa lalu, bagi menjaga hubungan yg saling menghormati dengan segala karyawan. Kami yakin bahwa tenaga kerja yg terlibat dan hubungan industri yg ramah, menciptakan budaya keunggulan di mana segala karyawan bangga dengan kontribusi mereka kepada organisasi,” kata Royal Enfiled, seperti dikutip Economic Times, Jumat (15/2/2019).

Di sisi lain, manajemen justru menyebut pemogokan itu sebagai hal yg ilegal karena mayoritas tenaga kerja masih berkomitmen buat memproduksi di pabrik.

“Sangat disayangkan bahwa bagian tertentu dari tenaga kerja kalian sudah melakukan pemogokan ilegal di pabrik Oragadam kita di Chennai meski ada upaya terbaik perusahaan dan niat positif,” kata manajemen.

“Fasilitas manufaktur kalian yg lain, termasuk pabrik kalian di Vallam Vadagaland dan Tiruvottiyur, selalu beroperasi seperti biasanya. Kami fokus pada menyelesaikan seluruh persoalan dengan cara yg bersahabat sambil tetap menjaga kepentingan terbaik organisasi dan tenaga kerja kami,” sambung pernyataan itu.

CEO Royal Enfield Siddhartha Lal mengungkapkan bahwa pemogokan tersebut terjadi ketika produsen kendaraan roda beberapa itu menghadapi periode yg menantang di pasar.

“Paruh kedua tahun 2018 adalah periode yg menantang untuk industri kendaraan roda beberapa di India. Faktor-faktor seperti meningkatnya persyaratan asuransi, kenaikan biaya bahan baku dan kenaikan harga selanjutnya karena persyaratan keselamatan peraturan berdampak pada momentum industri,” ungkapnya.

Mogok kerja yg dikerjakan pekerja Royal Enfield pernah dikerjakan pada 24 September dan 12 November tahun lalu, mengakibatkan kerugian dalam produksi sekitar 28.000 unit sepeda motor yg terbengkalai. [tar]
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca