Toyota Tetap Pertahankan Sienta Meski Bukan Volume Maker

oleh -48 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

 

JAKARTA, – Kiprah Toyota Sienta sempat meroket ketika pertama kali dikenalkan pertengahan 2016 lalu. Capaian penjualannya cukup fantastis dengan angka lebih 10.000 unit di tahun 2016 dan 2017.

Namun pada 2018, berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), MPV pintu geser tersebut cuma terjual 5.113 unit. Capaian ini tentu cukup jauh dari perkiraan awal target penjualan Sienta yg diperkirakan 3.500 unit per bulan.

Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmy mengungkapkan hasil penjualan Sienta terjadi karena pihaknya berfokus pada penjualan Avanza dan Innova. Meski diakui hasil ini sedikit di bawah ekspektasi.

“Secara mass volume model MPV kami fokus ke Avanza dan Innova. Sienta ketika ini memang sedikit di bawah ekspektasi namun kalian selalu mencari apa sebenarnya diferensiasi antara pengguna Avanza dan Sienta,” ucap Anton yg ditemui dua waktu lalu.

Baca juga: Lagi Cari Sienta atau Freed Bekas, Tengok Ini

Anton menjelaskan, perbedaan antara Avanza dan Sienta dari sisi konsumen adalah kepemilikan kendaraan pertama. Pada Avanza tipe konsumen first buyer paling banyak ditemui, sedangkan Sienta adalah pembeli tambahan atau yg mengganti mobil lama.

“Mobil seperti ini memang awal-awal jualannya booming. Kita pernah sebulan di atas 1.000 unit per bulan. Tapi normalnya masih di 400-500-an unit per bulannya,” ucap Anton.

Toyota sendiri selalu mempertahankan model Sienta. Soal mengapa jualan Sienta tak seperti perkiraan karena ternyata konsumen beralih ke Avanza atau Innova.

“Prediksi awal Sienta itu banyak juga yg pembeli mobil pertama atau kedua. Ternyata pembeli mobil pertama lebih ke Avanza. Tidak persoalan karena sama-sama Toyota juga. Nanti kami review, Sienta diarahkan ke mobil tambahan atau pengganti,” ucap Anton.

Sienta sendiri ditawarkan dalam empat varian yakni E, G, V, dan Q. Keempatnya mendapat pilihan transmisi manual dan CVT dengan banderol harga akan Rp 236 jutaan sampai Rp 302 jutaan.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca