Toyota Pertanyakan Pencapaian Xpander

oleh -42 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

JAKARTA, – Persaingan di segmen low multi purpose vehicle (LMPV) antara Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander kembali memanas. Pemicunya tidak yang lain tidak bukan berasal dari hasil pencapaian penjualan dari kedua belah pihak.

Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) Januari 2019, Xpander berhasil mengalahkan Avanza dengan jumlah 5.708 unit berbanding 5.568 unit. Sementara pada Februari, Avanza unggul dengan pencapaian 5.700 unit dari Xpander yg cuma 5.532 unit.

Menyikapi hal ini, Director of Sales and Marketing PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Irwan Kuncoro, mengatakan, bila Xpander telah menang mutlak dari Avanza.

Baca juga: Perang Terbuka Persaingan Avanza-Xpander

“Katanya Xpander game changer, ya telah terbuktikan sekarang kalian nomor satu. Saya bilang tadi dua bulan sebelumnya kami telah pernah menang, kalau ingin dibedah small MPV, Mitsubishi cuma main di 1.500 cc (Avanza gabungan dengan 1.300 cc), jadi kalian menang mutlak,” ucap Irwan kepada media di Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Dalam kesempatan yg sama, MMKSI juga mengklaim bila Xpander menjadi LMPV tercepat yg dapat meraih angka penjualan 100.000 unit dalam kurun waktu 18 bulan. Kondisi ini pun dipertanyakan oleh kubu Toyota.

Pertarungan sengit Xpander dan Avanza di segmen LMPV.ILUSTRASI BACKGROUND-FREEVIRTUALSET.com Pertarungan sengit Xpander dan Avanza di segmen LMPV.

Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto, mengatakan, bila statusnya cuma tercepat siapapun bisa. Harusnya yg dibicarakan itu siapa menjadi penggerak otomotif nasional.

“Kita bicaranya siapa driver otomotif nasional, apakah Xpander dapat men-drive otomotif nasional ke angka 1 juta, kalau Avanza sebagai pengganti Innova dari 2004 telah kelihatan track record-nya, bahkan di Maret ini produksinya tepat beberapa juta unit,” ucap pria yg akrab disapa Soerjo ketika dikonfirmasi , Kamis (14/3/2019).

“Jadi kata-kata tercepat itu apakah mulai mempengaruhi total nasional sesuatu juta, itu yg perlu dikembalikan (pertanyakan). Kalau mereka telah menghitung Avanza itu lebih lama dari mereka, tetapi kan jelas faktornya mereka itu masuk di pasar yg telah ada pemainnya, kalian membuat market, mereka cuma menikmati market yg telah ada,” ucap Soerjo.

Baca juga: Xpander Diklaim Jadi LMPV Tercepat Raih Penjualan 100.000 Unit

Tidak cuma itu, Soerjo menjelaskan bila Toyota melihat adanya kompetisi sebagai peluang buat sama-sama bersaing, bukan bagi saling membunuh. Menurut Soerjo, Toyota terus mengapresiasi menculnya kompetitor, termasuk Xpander karena dengan begitu mulai memberikan nuansa baru dan mempertahan market agar tetap atraktif.

Tes drive Mitsubishi Xpander Tes drive Mitsubishi Xpander

“Dari awal kami tak pernah bicara bunuh membunuh, Avanza killer lah dan apa lah yg nyatanya sampai sekarang tak kill-kill jadinya malah un-kill. Kita juga akui bila kalian kehilangan segmen konsumen 3.000- 4.000 karena Xpander, dari awalnya 9.000-10.000 turun 6.000-7.000, tetapi dengan adanya Rush kami bisa takeover,” ujar Soerjo.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca