Toyota Dukung Mobil Elektrifikasi Bebas Ganjil Genap

oleh -87 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

JAKARTA, – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara. Objektif Ingub tersebut merupakan buat menekan persoalan polusi udara di DKI Jakarta.

Salah sesuatu pernyataan yg menarik, merupakan kebijakan ini tak berlaku buat kendaraan elektrifikasi. Anies mengatakan, kendaraan listrik bebas melewati jalur ganjil genap, karena tak ikut menyumbangkan emisi atau polusi udara.

Baca juga: Reaksi Produsen soal Anies Bebaskan Ganjil Genap Kendaraan Listrik

Executive General Manager Toyota Astra Motor (TAM), Franciscus Soerjopranoto, mengatakan, sangat mendukung rencana Anies seandainya memberikan kemudahan kendaraan elektrifikasi bebas melewati jalur ganjil genap.

“Harapan kita sebetulnya kalau mau elektrifikasi, merupakan ada benefit-benefit tambahan yang lain di luar PPNBM, karena benefit apa saja dalam hal itu mulai menurunkan operational cost pemilik mobil elektrifikasi,” kata Soerjo di Jakarta, Selasa (6/8/2019).

(david) Uji mencoba sistem ganjil genap di Tol Tangerang-Jakarta akan digelar Senin (16/4/2018). /DAVID OLIVER PURBA (david) Uji mencoba sistem ganjil genap di Tol Tangerang-Jakarta akan digelar Senin (16/4/2018).

Soerjo mengatakan, paket insentif pemerintah memang diperlukan buat menekan harga mobil listrik, namun agar mobil ini mampu cepat diterima maka butuh hal yang lain merupakan menerapkan semacam jealous policy.

Baca juga: Cek Kalender, Lebih Baik Punya Kendaraan Pelat Ganjil atau Genap?

“Di negara maju telah dilakukan, namanya carpool policy. Mobil penumpang isi tiga orang baru boleh lewat jalan tertentu, tetapi khusus mobil listrik walau penumpangnya hanya sesuatu boleh lewat. Wacana lainnya, itu bayar tol, kalau kendaraan biasa bayar tol mahal kalau mobil elektrifikasi hanya setengah saja. Kemudian juga parkir, parkir di mall mahal tetapi kalau pakai mobil listrik jadi murah,” kata Soerjo.

Soerjo mengatakan, saat konsumen melihat mobil elektrifikasi memiliki banyak manfaat di luar harganya, hal itu mulai jadi daya tarik lain.

“Elektrifikasi yg kalian buat itu ada empat. Pertama hibrida yg masih gabung (Prius), PHEV atau Plug in Hybrid, kemudian full electric, dan mobil di luar tenaga itu seperti mobil hidrogen, tenaga matahari dan lainnya,” kata Soerjo.

Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca

No More Posts Available.

No more pages to load.