Tim Sapuangin Dari ITS Team 2 Surabaya Juara DWC Di London

oleh -143 Dilihat

Banyumas Raya
London (ANTARA News) – Tim mobil hemat energi, Sapuangin, dari tim ITS Team 2, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil keluar sebagai juara di babak final penting Shell Eco-Marathon Drivers World Championship 2018 yg berlangsung di Queen Elizabeth Olympic Park, Stratford, London, Minggu.

Pada waktu kejuaraan berlangsung dengan hasil itu, cuaca London cerah dan temperatur udara 31 derajad Celcius.

Kendaraan Tim ITS Team 2 yg dikendarai Moch Hafis Habibi, pada ketika latihan pagi sebelumnya sempat mengalami kerusakan teknis stang mobil patah akhirnya menjadi juara ajang kompetisi adu cepat antara mobil-mobil hemat energi katagori UrbanConcept terbaik dari segala dunia bagi mencari pengemudi terhandal yg paling efisien dalam menggunakan energi.

Manajer Tim ITS Team 2, Rafi Rasyad, kepada ANTARA di London, Minggu, mengakui kemenangan tim Sapuangin juga yaitu kemenangan untuk beberapa tim Indonesia lainnya yg ikut dalam lomba Shell Eco-Marathon Drivers World Championship 2018 (DWC).

Ketiga tim Indonesia itu berhasil menempati posisi tiga tercepat dalam kompetisi balap DWC Asia yg dihelat usai kompetisi Shell Eco-Marathon (SEM) Asia 2018, di Changi Exhibition Centre, Singapura.

Panitia pelaksana sempat memberi pengumuman keliru bahwa pemenang di kategori itu adalah Kanada. Namun hal itu kemudian dikoreksi mereka, bahwa Sapuangin dari Indonesia-lah yg menjadi pemenang.

Setelah Sapuangin, diikuti sembilan tim lain, di antaranya Prancis, Amerika Serikat, Kanada, dan Italia serta tiga tim dari Indonesia mewakili Asia.

Global Technical Director Shell Eco-Marathon, Shanna Simmons, mengakui ia merasa bangga tim ITS Team 2 dapat menjuarai DWC tahun ini. “Saya menyaksikan sendiri bagaimana tim berhasil menyelesaikan 10 putaran dan secara resmi menyatakan tim ITS Surabaya sebagai pemenangnya. Kami mulai rancang acara khusus bagi mereka buat merayakan kemenangannya ini,” ujarnya.

Sementara General Manager Shell Eco-Marathon, Norman Koch, mengakui keberhasilan tim Indonesia yaitu suatu kebanggaan buat Shell karena secara teknis Tim ITS Surabaya mengalami kemajuan dan juga strategi mereka yg luar biasa.

Menurut Rasyad, sebenarnya ini kali ketiga ITS Team 2 menjadi perwakilan Asia di ajang Drivers World Championships 2018, dimana selain efisien juga dituntut bagi cepat.

“Kami cuma memiliki waktu tiga pekan setelah dinyatakan menjadi perwakilan Asia ke ajang DWC ini buat membenahi mobil dan mempersiapkan diri buat itu di SEM Europe dimana kalian bertanding dengan peserta dari regional Asia, Amerika, dan Eropa,” kata dia. 

“Harapan kita adalah menjadi juara di grand final Driver World Championship dan ternyata kita menjadi pemenang.” katanya.

Tim mobil hemat energi, ITS Team 2 dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dengan mobilnya Sapuangin bersama beberapa tim yang lain Indonesia berhasil meraih tiket menuju ajang final penting Shell Eco-Marathon Drivers World Championship 2018, di London, beberapa tim yang lain adalah tim Semar Urban UGM dan Garuda UNY.

Tiket menuju DWC diraih ketiga tim setelah berhasil menempati posisi tiga tercepat dalam kompetisi balap DWC Asia yg dihelat usai kompetisi Shell Eco-Marathon Asia 2018 di Changi Exhibition Centre, Singapura. Tiga posisi teratas dalam adu kecepatan tersebut berhak melaju ke ajang grand final DWC di London, bertarung dengan tiga besar dari berbagai wilayah yang lain sedunia.

Anggota Tim ITS Team 3 Sapuangin ITS Surabaya terdiri atas Rasyad, sebagai manajer tim dan Moch Habibi (pengemudi), Septiyen Abdullah dan Wahyu Subagiyo (Divisi Mesin), Sidik Pramono (Dinamika Kendaraan), Sapto Wahyu Sudrajat (Divisi Kelistrikan), Bakdam Khoirul H (Kerangka dan Divisi Bodi Kendaraan), Billy Firmansyah, Non (Divisi Teknis), dan Witantyo (Penasehat).

Sementara itu Country Chairman & President Director PT Shell Indonesia, Darwin Silalahi, mengatakan, kemenangan tim Sapuangin ITS Sutabaya yaitu suatu kebanggaan tersendiri untuk PT Shell Indonesia.

“Selamat bagi tim ITS Tem 2 yg menjuarai Shell Eco marathon DWC dan aku bangga mulai keberhasilan tim; kemenangan ini juga yaitu kemenangan untuk tim Indonesia lainnya yg seperti tim Semar Urban UGM dan Garuda UNY yg juga dalam lomba DWC kali ini,” kata Silalahi.

Editor: Ade P Marboen

COPYRIGHT © 2018

Sumber: http://www.antaranews.com
BanyumasRaya.com

No More Posts Available.

No more pages to load.