Terjebak Antara Blokade Israel Dan Dinginnya Skandinavia

oleh -1849 Dilihat

Banyumas Raya

JAKARTA, – Tim ekspedisi keliling dunia yang berasal Indonesia, Happy Go Lucky telah menyelesaikan rute keliling Eropa sejak Mei 2018. Namun sampai kini mereka belum menetapkan kapan mulai melanjutkan kembali perjalannnya.

Perjalanan etape Eropa diakhiri di Istanbul, Turki. Pada awalnya, tim berencana menyeberang ke Afrika segera melalui jalur laut dari Turki ke Mesir.

Namun dalam perkembangannya, mengurus penyeberangan laut ke Mesir dari Turki tidak semudah yg dibayangkan.

Baca juga: Larangan WNI Masuk Israel Berimbas ke Tim Happy Go Lucky

Tim ekspedisi Happy Go Lucky datang di Ankara, Turki dan disambut pihak Kedubes Indonesia pada Senin (14/5/2018).Dokumentasi/Sunny Ruslie Tim ekspedisi Happy Go Lucky datang di Ankara, Turki dan disambut pihak Kedubes Indonesia pada Senin (14/5/2018).

Rencana pun berubah. Tim berencana ingin menempuh jalan darat ke Afrika. Namun bagi dapat sampai ke Mesir perlu melalui Israel.

Di sinilah persoalan yang lain muncul. Sebab Pemerintah Israel mengeluarkan larangan masuk buat Warga Negara Indonesia (WNI) sejak 9 Juni.

“Untuk kalian yg paspor Indonesia tak mampu lewat. Kalau paspor negara yang lain masih dapat lewat darat ke Israel,” kata anggota tim, Hartawan “Hauwke” Setjodiningrat kepada , Jumat (22/6/2018).

Baca juga: Setelah 60 Negara, Hauwke Melanjutkan Tur Keliling Dunia

Salah sesuatu anggota tim ekspedisi Happy Go Lucky, Hartawan Setjodoningrat berpose di salah sesuatu wilayah di Eropa yg dilintasi dalam perjalanannya keliling dunia.Dokumentasi/Hartawan Setjodiningrat Salah sesuatu anggota tim ekspedisi Happy Go Lucky, Hartawan Setjodoningrat berpose di salah sesuatu wilayah di Eropa yg dilintasi dalam perjalanannya keliling dunia.

Pada awalnya, tim Happy Go Lucky berencana ingin mengarungi perjalanan rute Afrika dari Mesir hingga Afrika Selatan.

Dari Afrika Selatan, perjalan dilanjutkan dengan menempuh jalur laut segera ke Amerika Selatan.

Namun kini rencana itu dibalik.

Baca juga: Usai Jelajah Eropa, Tim Happy Go Lucky Tatap Benua Afrika

Peta duniaAPKPure.com Peta dunia

Menurut Hauwke, timnya mulai menempuh rute Amerika lebih dulu, baru Afrika belakangan.

Caranya dengan menempuh perjalanan ke utara melalui negara-negara skandinavia di Eropa Utara, dilanjutkan segera ke Kanada melalui jalur laut.

Namun ada persoalan lain. Hauwke menyampaikan ketika ini tengah mengurus perpanjangan visa Uni Eropa.

Visa tersebut diperkirakan rampung Juli. Jika segera memulai perjalan usai terbitnya visa, Hauwke menyebut ada potensi timnya mulai menghadapi musim dingin di kawasan Skandinavia menjelang akhir tahun nanti.

Baca juga: Mobil Pelat Indonesia Bikin Bingung Polisi Perancis

“Kalau jalan sekarang, mampu ketemu cuaca dingin akhir tahun nanti,” ujar pria 63 tahun ini.

Sunny Ruslie berpose di salah sesuatu daerah di Eropa yg dilintasi dalam perjalanan ekspedisi keliling dunia tim Happy Go Lucky.Dokumentasi/Sunny Ruslie Sunny Ruslie berpose di salah sesuatu daerah di Eropa yg dilintasi dalam perjalanan ekspedisi keliling dunia tim Happy Go Lucky.

Hauwke menyebut ketika ini ia dan rekan-rekannya sedang menyusun rencana yang lain bagi menyiasati keadaan tersebut.

Baca juga: Cerita Hauwke Soal Ribetnya Aturan Berkendara di China

Karena itu bagi sementara ia dan rekan-rekannya pulang ke tanah air.

Menurut Hauwke, selama empat tahun keliling dunia, timnya memang telah dua kali mengubah rencana di tengah perjalanan.

Perubahan dikerjakan buat menyiasati dinamika yg terjadi di lapangan.

Meski demikian, Hauwke menyatakan timnya tetap berkomitmen penuh menyelesaikan misi keliling dunia yg telah dicangkan sejak awal.

“Rencana dapat berubah-ubah menyesuaikan kondisi. Tapi komitmen kita tetap,” pungkasnya.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

No More Posts Available.

No more pages to load.