Suzuki Masih “Nego” Untuk Bawa Jimny Ke Indonesia

oleh -66 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

JAKARTA, – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) belum dapat memastikan kapan Jimny dijual di Indonesia. Faktor utama, agen pemegang merek (APM) Suzuki di Tanah Air itu masih meminta kepada prinsipal di Jepang bagi melakukan produksi lokal.

Informasi tersebut disampaikan segera oleh Setiawan Surya, 4W Deputy Managing Director PT SIS di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (4/3/2019).

“Jadi kalian masih meminta ke prinsipal, belum ada jawaban dari mereka, jadi kita masih menunggu,” kata Setiawan saat berbincang dengan .

Setiawan menjelaskan, permintaan Jimny di Jepang juga begitu tinggi sehingga Suzuki fokus buat memenuhi kebutuhan pasar domestiknya. Apalagi sport utility vehicle ( SUV) mini itu cuma dirakit di negara berjuluk Matahari Terbit itu.

Baca juga: Apa Kabar Suzuki Jimny buat Indonesia?

“Kami inginnya produksi lokal karena kalau impor kuotanya juga tak dapat banyak, permintaan di Indonesia juga telah pasti banyak,” ucap dia.

Suzuki Jimny Generasi Baru 2018.INDIANAUTOSBLOG Suzuki Jimny Generasi Baru 2018.

Menurut dia, prinsipal juga milik banyak pertimbangan yang lain dalam memberikan izin kepada SIS, termasuk mengenai investasi pabrik. Tetapi, SIS selalu coba meminta izin agar model tersebut mampu langsung dijual di Indonesia.

“Kami mulai mencoba selalu tapi kalian tak mampu memastikan kapan karena kalau minta ke prinsipal tak mampu ditargetkan harus mampu kapan, tergantung dari mereka mau memberikan izin kapan,” kata Setiawan.

Selama dipamamerkan di GIIAS 2018 lalu, menurut Setiawan antusias masyarakat begitu tinggi, mengingat model tersebut memiliki sejarah yg cukup bagus. Penggemar lamanya juga masih sangat tinggi.

“Jadi semoga hal tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan untuk prinsipal memberikan izin kepada kami,” ucap Setiawan.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112'); });

Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca