Siap-siap, Bebas Denda Pajak Kendaraan Untuk Warga Jakarta

oleh -56 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

JAKARTA, – Dalam waktu dekat, warga DKI Jakarta mampu memanfaatkan program bebas denda administrasi pajak kendaraan bermotor. Sebab, Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Jakarta sedang merumuskan dan bersiap melaksanakannya.

Informasi itu disampaikan segera oleh Kepala BPRD Jakarta Faisal Syarifuddin. Menurut dia, telah masuk dalam tahap perbincangan dan langsung direalisasikan.

“Kami inginnya dalam waktu dekat ini, ditunggu saja,” ucap Faisal kepada , Kamis (8/8/2019) malam.

Tujuan diadakan program itu, kata Faisal sama seperti tahun-tahun sebelumnya, merupakan buat meningkatkan kesadaran masyarakat terutama penunggak pajak mobil dan sepeda motor.

Baca juga: Bebas Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Diperpanjang

“Rencana ada dan semuanya sedang kami bahas sekarang ini,” ujar Faisal.

Perlu diketahui, jumlah pemilik kendaraan yg menunggak pajak atau belum didaftar ulang (BDU) di wilayah Ibu Kota saja mencapai 4,7 juta unit. Paling banyak, yakni 4 juta berasal dari pengguna motor, dan 700.000 unit pemilik mobil.

Apabila mengacu pada data awal tahun ini, dari 4,7 juta yg menunggak pajak artinya potensi tunggakan pajak mencapai Rp 2 triliun.

Tagih door to door

Razia mobil di Jalan TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (3/10/2017)./NIBRAS NADA NAILUFAR Razia mobil di Jalan TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (3/10/2017).

Seperti tahun lalu, bagi meningkatkan minat masyarakat membayar pajak selain diberikan keringanan tak harus membayar denda, petugas BPRD DKI Jakarta juga melakukan sejumlah cara, seperti door to door ke rumah warga bersangkutan.

Bahkan, nanti petugas BPRD juga mulai menjemput bola seperti membuka gerai pembayaran pajak kendaraan di area parkir perkantoran, apartemen, hingga pusat perbelanjaan di Jakarta.

Program seperti ini biasanya menjadi agenda rutin yg dikerjakan oleh BPRD DKI Jakarta, bekerjasama dengan Ditlantas Polda Metro Jaya. Tahun dulu diadakan akhir 2018 dan berbarengan PKB, BBN-KB, dan PBB-P2.

Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca

No More Posts Available.

No more pages to load.