Saran AISI Untuk Regulasi Motor Listrik

oleh -52 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

JAKARTA, – Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI) selalu melakukan diskusi terkait regulasi motor listrik dengan pemerintah, seperti Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perhubungan. Saran dari AISI, seluruh aturan harus mengacu pada standar internasional.

Ketua Umum AISI Johannes Loman, menjelaskan, standar acuan yg dimaksud, merupakan UNR 136. Secara tujuan, agar di masa mendatang seandainya memproduksi lokal, maka motor lsitrik itu mampu diterima juga oleh negara lain.

“Kami selalu berdiskusi merumuskan regulasi dan yang lain sebagainya. Tanggapan dari pemerintah, jelas setuju apabila mengacu pada aturan UNR 136 itu,” kata Loman di Bandung, Jawa Barat akhir minggu lalu.

Regulasi yg dimaksud, lanjut pria yg juga menjabat sebagai Executive Vice President Director PT Astra Honda Motor (AHM), seperti mengatur keamanan, data tahan baterai, limbah baterai, hingga standar dalam hal produksi.

Baca juga: PCX Listrik Rakitan Sunter Disiapkan bagi Ekspor

“Karena motor listrik ini yaitu prpoduk dengan teknologi baru, kalau keamanannya itu menjadi persoalan maka mulai tak berhasil, jadi kita sarankan telah sesuai dengan standar internasional,” kata Loman.

Anggota AISI

Menurut Loman, segala anggota AISI sendiri telah pasti sedang mengembangkan motor listrik, dan tentunya dengan aturan itu diharapkan dapat menjadi acuan, agar produknya juga dapat diterima dengan baik oleh negara lain, seandainya secara aturan telah mengacu standar internasional.

Baca juga: Kemenhub Susun Uji Tipe Kendaraan Listrik

“Kalau menurut saya, telah pasti setiap anggota mulai mengacu ke standar yg lebih baik. Kita harapkan pemerintah juga tak mempermasalahkan hal itu,” ucap Loman.

Sebelummnya, Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Moeldoko, mengatakan, sekarang ini draft Perpres kendaraan listrik telah memasuki tahap penyelarasan di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman.

“Saat ini cuma tinggal penyelerasan. Dari Kementertian ESDM sudah, Kementerian Perindustrian juga sudah, dan sekarang lagi di Kementerian Kemaritiman,” ucap Moeldoko belum lama ini di Jakarta.

Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca