Rencana Volkswagen Usai Badai “Dieselgate”

oleh -42 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

JAKARTA, – Raksasa otomotif, Volkswagen mengumumkan bahwa 2019 menjadi tahun utama untuk perusahaan yang berasal Jerman tersebut. Disampaikan oleh COO Volkswagen Ralf Brandstatter di Wolfsburg, Jerman Kamis (14/3/2019) lalu, tahun ini adalah kelahiran New Volkswagen.

Berdasarkan informasi VW, tanda kelahiran ini tak cuma dari sisi produk elektrik berupa mobil hatchback bernama ID electric yg mulai hadir September mendatang, tetapi juga kehadiran pembaruan Golf dua pekan ke depan. VW juga mulai menghadirkan model T-cross pada Mei mendatang dan SUV lima penumpang bagi pasar Amerika.

VW juga mengungkapkan 80 persen produk mereka mulai memakai platform baru MQB yg telah digunakan sejak 2012.  Mereka ingin menjadi perusahaan otomotif nomor sesuatu di percaturan mobil listrik dunia dengan berencana membangun 1 juta baterai mobil listrik hingga 2025.

VW mengklaim pabrik baterai baru mereka di Zwickau, Jerman mulai bebas dari emisi CO2. Pabrik tersebut memakai sumber tenaga yg bersih dan digunakan bagi memproduksi model ID serta menjadi tempat daur ulang produk tersebut nantinya.

Pabrik VW di Zwickau sudah menerima investasi sekitar 1,2 miliar Euro dengan kapasitas produksi 350.000 unit per tahun pada 2021. Nantinya dari pabrik ini mulai memproduksi enam model berbeda bagi VW, Skoda dan Audi.

Ratusan ribu unit mobil diesel Volkswagen dan Audi diparkir di ruang penyimpanan di dekat Victorville, California, Amerika Serikat, Rabu (28/3/2018). Lucy Nicholson/Reuters Ratusan ribu unit mobil diesel Volkswagen dan Audi diparkir di ruang penyimpanan di dekat Victorville, California, Amerika Serikat, Rabu (28/3/2018).

Tuntutan Dieselgate

Sementara itu, menyambung masalah dieselgate dua waktu lalu,  VW kembali mendapat tuntutan yg dilayangkan the Securities and Exchange Commision (SEC) Amerika Serikat. Organisasi penanaman modal itu mengungkapkan bahwa mantan CEO VW Martin Winterkorn sebenarnya telah mengetahui mengenai penipuan emisi jauh sebelum itu tersebar yakni sekitar tujuh tahun sebelumnya atau pada 2007.

Tuntutan SEC ini berpotensi merugikan VW hingga ratusan miliar dollar AS. VW sendiri berusaha keras bagi membuktikan bahwa tuntutan tersebut tidaklah benar dan mengada-ada. 

VW tengah berusaha bangkit dari skandal dieselgate yg menimpa mereka. VW sendiri telah membayarkan sekitar 23 miliar dollar AS bagi membayar kerugian konsumen, pemerintah negara bagian, pemerintah pusar dan diler di Amerika Serikat.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112'); });

Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca