Pengamat Transportasi: Ganjil Genap Tidak Cocok Diterapkan Permanen

oleh -56 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

JAKARTA, – Pembatasan kendaraan dengan skema pelat nomor ganjil genap, yaitu aturan pengganti dari sistem three in one di DKI Jakarta yg telah dihapus sejak 16 Mei 2016. Kebijakan itu selalu bergulir sampai sekarang, bahkan kini cakupan ruas jalan ditambah.

Total ada tambahan 16 ruas, sehingga kini berjumlah 25 ruas jalan yg memberlakukan aturan ganjil genap. Perluasan ini terjadi setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merilis Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019 pada 1 Juli 2019.

Salah sesuatu tujuannya, membatasi jumlah kendaraan dengan cara aturan ganjil genap agar polusi dan tingkat kemacetan di Ibu Kota menjadi berkurang.

Kepala Dinas Pehubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, aturan ini tak cuma berlaku sepanjang musim kemarau, tapi berlangsung sepanjang tahun.

Baca juga: Perluasan Ganjil Genap Berlaku Sepanjang Tahun

Waktu penerapan dimulai pukul 06.00 – 10.00 WIB, dan 16.00-21.00 WIB atau ada penambahan sesuatu jam dari sebelumnya. Aturan ini berlaku setiap Senin hingga Jumat kecuali Sabtu dan Minggu serta hari libur nasional.

Budiyanto, salah sesuatu Pengamat Masalah Transportasi mejelaskan, permasalahan dahulu lintas yg paling utama, merupakan kemacetan karena pertumbuhan kendaraan bermotor tak sesuai dengan peningkatan pembangunan infrastruktur.

Infografis perluasan sistem ganjil genap di Jakarta.Dok. Dinas Perhubungan DKI Jakarta Infografis perluasan sistem ganjil genap di Jakarta.

Data yg dirilis Budiyanto, pertumbuhan kendaraan dalam lima tahun terakhir mencapai sembilan hingga 11 persen, sementara pembangunan infrastruktur cuma 0,01 persen per tahunnya. Alhasil, kemacetan tak bisa dibendung di Ibu Kota ini.

Menurut mantan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya ini, Pemprov DKI Jakarta telah melakukan langkah buat menangani permasalahan dulu lintas, salah satunya dengan skema ganjil genap.

Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca

No More Posts Available.

No more pages to load.