Motor Bebas Ganjil Genap, Tapi Akan Dikanalisasi

oleh -74 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

JAKARTA, – Rencana sepeda motor mulai diikut sertakan dalam perluasan ganjil genap akhirnya cuma menjadi wacana. Padahal sebagaian pengamat transportasi menilai dengan membatasi motor mulai ikut serta mengurangi dampak polusi sekaligus mendorong peralihan ke moda transportasi umum.

Bahkan dikhawatirkan tanpa adanya pembatasan buat roda beberapa mulai membuat populasinya makin meningkat. Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo, menjelaskan bila pada dasarnya seluruh masuk dalam kajian yg telah diperhitungkan.

“Jadi motor itu sebenarnya masuk dalam alternatif solusi yg ikut kami kaji. Kita lakukan dua evaluasi, akan dari koridor lengkap di dalamnya ada sepeda motor, dahulu berlahan koridornya mulai kalian kurangi dengan pembatasan ganjil genap seperti ketika ini tetapi tetap ada motornya,” kata Syafrin ketika dihubungi , Minggu (11/8/2019).

Baca juga: Ini 4 Kriteria Jalan yg Terkena Perluasan Ganjil Genap

Syafrin menjelaskan walau motor ketika ini bebas ganjil genap, tetapi Dishub dan pihak kepolisian mulai menerapkan skema kanalisasi roda dua. Khususnya pada ruas-ruas jalan yg terdampak ganjil genap.

Pengguna motor wajib melintasi area yg disediakan, yakni pada lajur kiri. Selain buat ketertiban, kanalisasi juga mulai efektif buat mengatur kecepatan sepeda motor demi menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan lain.

“Kita tahun fatalitasi kecelakaan tertinggi adalah motor, belum kami batasi tetapi mulai kalian kanalisasi, jadi ketika ada pelanggaran marka dapat ditindak. Untuk ketika ini priortias pada area ganjil genap, tetapi ruasnya dimana saja itu belum, kami juga tak dapat segera terapkan sekaligus,” ucap Syafrin.

Baca juga: Ingat, Ini Gerbang Tol yg Kena Aturan Ganjil Genap Jakarta

Sementara ketika ditanya mengenai prediksi penjualan motor yg mampu meningkat karena tak dikenakan pemabtasan ganjil genap, Syafrin menganggap hal tersebut semata-mata bukan cuma karena ganjil genap, namun juga mampu dikarenakan pendapatan ekonomi masyarakat yg bertambah.

Sosialisasi Perluasan Ganjil Genap di Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta UtaraJIMMY RAMADHAN AZHARI Sosialisasi Perluasan Ganjil Genap di Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara

Tapi dia menjelaskan bila mulai ada evaluasi kembali ke depannya. Pihaknya mulai turut mengkaji wilayah mana yg pertumbuhan motornya cukup pesat.

“Kita mulai lihat per jaringan, bila dikatakan penjualan motor meningkat kalian cari tahu wilayah mana. Misal di Jabodetabek, itu daerahnya mana, apakah Bekasi atau Jakarta, bila di Jakarta, kalian cari lagi datanya itu bagian sebelah mana. Secara sistem memang kompleks, tak dapat kami simpulkan akibat ganjil genap motor di Jakarta tambah banyak,” ujar Syafrin.

Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca

No More Posts Available.

No more pages to load.