Mitsubishi Motors Kirim Software Khusus Untuk Selesaikan Idle-Up Xpander Indonesia

oleh -361 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Mitsubishi Motors Corporation (MMC) langsung mengirimkan software khusus ke Mitsubishi Indonesia pada kuartal II 2018 buat menuntaskan persoalan idle up Xpander yg dikeluhkan dua konsumen. Sebelumnya ada keluhan idle-up di Xpander, gambarannya jarum rpm mesin naik turun ketika mesin idle/langsam. Padahal mestinya jarum rpm konstan.

BERITA TERKAIT
  • Volume produksinya naik, bisakah pesan Xpander tanpa inden?
  • Mitsubishi Motors akan ekspor Xpander ke ASEAN April 2018
  • Warga Tegal, kini inden Mitsubishi Xpander lebih cepat jadi 2 bulan!

Intan Vidiasari, Head of PR and CSR Dept PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), mengungkapkan MMC telah melakukan investigasi terhadap perkara idle-up, sehingga MMC merilis buat mengirimkan software khususnya bagi melakukan menyelesaikan persoalan idle-up di Indonesia. Meski persoalan idle-up ini tak dikeluhkan segala konsumen Xpander.

“Jadi konsumen yg merasa kurang nyaman dapat menghubungi diler kendaraan penumpang kita bagi adjustment idle-up Xpandernya sesuai dengan kenyamanannya,” ujar Intan, di sela Xpander Media Touring di Solo, Jawa Tengah, Senin (5/3).

Kata Intan, pengiriman software idle-up ini mulai dikerjakan secara bertahap pada 110 diler kendaraan penumpang Mitsubishi Motors semua Indonesia. “Karena terus-terang kalian baru mendapat keterangan ini.”

Rifat Sungkar, pebalap nasional dan Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia, mengaku meneliti dua mobil Xpander buat mencari solusi persoalan idle-up, meskipun ini bukan persoalan besar yg terjadi. Dia memberikan gambaran begini soal keluhan idle-up yg dikeluhkan dua konsumen Xpander.

“Xpander itu mobil yg memberikan keamanan dan kenyamanan berkendara. Maka itu, kalibrasi mobil ini setting suhu mobil ini terus dngin. Masalah idle-up yg terjadi adalah RPM mesin tinggi, karena kompresor AC bekerja buat menjaga suhu dalam Mobil terus dingin,” ungkap Rifat, yg mengaku memiliki empat unit Xpander.

Jadi, kata dia, kalau konsumen merasa tak nyaman dengan keadaan tersebut, sebaiknya ke diler bagi dikerjakan penyesuaian.

Per Februari 2018, Xpander sudah dipesan lebih dari 55 ribu unit. [ega]

Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca