Mitsubishi Indonesia Incar Penjualan 2018 Double Jadi 140 Ribu Unit

oleh -353 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Mitsubishi Motors Indonesia menargetkan penjualan 2018 naik menjadi 140 ribu unit. Rinciannya, 94 ribu unit bagi kendaraan penumpang, sedangkan sisanya buat light commercial vehicle (LCV). Pada tahun lalu, penjualannya tercatat 79.669 unit.

BERITA TERKAIT
  • Terbesar di Indonesia, DETA Group incar miliki 35 diler di 2018
  • Warga Tegal, kini inden Mitsubishi Xpander lebih cepat jadi 2 bulan!
  • Kelompok usaha diler ini berani investasi Rp 800 Miliar ke Mitsubishi

Imam C Cahya, Head of Sales and Marketing Group PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), menyampaikan tingginya target tersebut dengan mempertimbangkan faktor pertumbuhan ekonomi, pasar otomotif nasional, dan dukung berbagai produk unggulan Mitsubishi.

“Dibandingkan hasil penjualan 2017, target tahun ini memang signifikan,” ujar Imam, di acara media gathering Mitsubishi Motors Indonesia di Jakarta, Kamis malam (15/2).

Dia menjelaskan, target penjualan Mitsubishi ini juga mempertimbangkan kapasitas produksi pabrik MMKSI di Bekasi, Jawa Barat, yg telah maksimal, terutama setelah kehadiran model Pajero Sport dan Xpander. Khususnya bagi permintaan Xpander yg tinggi, MMKSI telah meningkatkan kapasitas produksinya dari 5.000 unit per bulan menjadi 8.000 unit per bulan sejak Januari 2018. Selanjutnya, MMKSI mulai meningkatkan kapasitas produksinya menjadi 9.000 unit per bulan, kemudian 10 ribuan unit per bulan.

Saat ini jumlah inden Xpander lebih dari 55 ribu unit, sejak diluncurkan Agustus tahun lalu.

Ada dua strategi yg dikerjakan bagi mencapai target tersebut. Yang pertama, ingin menjadikan perusahaannya sebagai top of mind brand value di Indonesia. Target tersebut mulai dipanen lewat tiga fokus utama, yakni customer obsession, pengembangan diler, dan menjalankan bisnis dengan mengedepankan nilai kepatuhan. Hingga tahun fiskal 2017 yg berakhir Maret 2018, Mitsubishi menargetken memiliki 140 diler di semua Indonesia.

“Customer obsession, artinya kalian terus memikirkan pelanggan setiap saat. Apa kebutuhannya dan membuat apa yg kustomer jadi bahagia,” ujar Imam. [tsr]

Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca