Laba Nissan Anjlok Sejak Carlos Ghosn Ditahan

oleh -85 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Tokyo – Nissan memangkas proyeksi laba setahun penuh, setelah keuntungan bersih dalam sembilan bulan tahun fiskal mereka anjlok 45 persen, sejak penangkapan mantan chairman perusahaan Carlos Ghosn.

AFP melansir, raksasa otomotif Jepang itu mengungkap dua penyebab penurunan keuntungan, antara yang lain meningkatnya biaya bahan baku dan penurunan nilai tukar mata uang asing yg membuat laba bersih merosot 45,2 persen menjadi 316,7 miliar yen (US$2,9 miliar).

Kinerja sembilan bulan tahun fiskal yg mengecewakan serta perubahan dalam metode akuntansi, memaksa produsen menurunkan perkiraan laba bersih pada tahun fiskal yg berakhir Maret 2019 menjadi 410 miliar yen, dibandingkan target sebesar 500 miliar yen.

Penjualan tahunan juga diprediksi sebesar 11,6 triliun yen, turun dari perkiraan sebelumnya 12 triliun yen.

Kinerja kurang memuaskan itu muncul ketika Nissan dan mitra aliansi –Renault dan Mitsubishi– berupaya membuka lembaran baru seusai pimpinan aliansi Ghosn ditangkap karena pelanggaran keuangan.

CEO Nissan Hiroto Saikawa berjanji mulai ‘memperbaiki’ hubungan perusahaan dengan Renault, sejalan dengan upaya bos baru Renault Jean-Dominique Senard yg mulai bertandang ke Jepang pada minggu ini.

“Aliansi ini adalah kekuatan dan aset kita yg sangat besar,” kata Saikawa.

Dia menyebut, perusahaan ‘saling menghormati independensi’ tapi berusaha bagi mendapatkan hasil yg ‘saling menguntungkan’ dengan cara memaksimalkan sinergi antarperusahaan.

Satoru Takada selaku analis dari perusahaan riset dan konsultasi TIW yg berbasis di Tokyo, memperingatkan bahwa aliansi itu mulai menghadapi jalan terjal.

“Kebingungan seputar manajemen Nissan diperkirakan mulai berlangsung lama, karena tak gampang buat kedua perusahaan buat mencapai kesepakatan tentang masalah-masalah sulit, termasuk hubungan terkait modal,” kata Takada kepada AFP.

“Sulit menemukan manajer seperti Ghosn yg mampu mengambil tindakan seimbang. Kita perlu melihat apakah kebingungan mulai berdampak segera pada kinerjanya akan sekarang,” imbuhnya.
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca