Kabut Asap, Ingat Pentingnya Fitur Komunikasi Di Kendaraan

oleh -57 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

JAKARTA, – Akibat bencana kebakaran hutan dan lahan (Karthutla) di Kalimantan dan Sumatera, dua aktivitas warga menjadi terganggu. Termasuk dalam hal mengemudi kendaraan bermotor.

Minimnya visibilitas akibat jarak pandang yg menurun, semakin meningkatkan angka fatalitas di jalan.

Karena itu, setiap pengendara wajib ekstra waspada dan paling penting memastikan bila seluruh alat komunikasi pada kendaraan berfungsi dengan baik.

Baca juga: Bahaya Laten Berkendara di Kabut Asap Karhutla

Jusri Pulubuhu dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), menyampaikan maksud dari alat komunikasi pada kendaraan bukan merujuk pada ponsel atau sejenisnya.

Tapi yaitu fitur pada mobil dan sepeda motor yg memang telah disiapkan bagi berinteraksi dengan kendaraan lain.

Personel Polres Aceh Barat mengatur lalu-lintas jalan nasional Medan-Banda Aceh yg diselimuti kabut asap di Desa Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Rabu (30/1/2019). Kebakaran lahan gambut yg terjadi di kabupaten setempat menyebabkan jalan lintas diselimuti kabut asap dengan jarak pandang 30 - 70 meter.ANTARA FOTO/SYIFA YULINNAS Personel Polres Aceh Barat mengatur lalu-lintas jalan nasional Medan-Banda Aceh yg diselimuti kabut asap di Desa Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Rabu (30/1/2019). Kebakaran lahan gambut yg terjadi di kabupaten setempat menyebabkan jalan lintas diselimuti kabut asap dengan jarak pandang 30 – 70 meter.

“Fitur-fitur komunikasi pada kendaraan itu ada ada secara visual dan suara. Contoh bagi visual itu lampu utama, sein, lampu rem, dan lainnya. Untuk yg bersuara telah pasti klakson,” kata Jusri kepada , Rabu (18/9/2019).

Menurut Jusri, sistem penerangan dan klakson yaitu beberapa fitur komunikasi pada mobil yg sangat utama ketika berkendara di kepungan kabut asap.

Karena itu, sebelum berkendara pastikan kedua fitur ini bekerja maksimal, buat keselamatan berkendara.

Baca juga: Pasang Lampu Hazard, Ada Etikanya

Lampu berguna buat memberikan tanda pada kendaraan yang lain di depan sekaligus menolong visibilitas dalam berkendara. Bagi mobil yg memiliki foglamp mulai labih baik lagi.

Sejumlah pengendara melintas menembus asap akibat kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (18/9/2019). Kebakaran sampah di TPA Antang yg terjadi sejak Minggu (15/9/2019)  tersebut mengakibatkan sebagian daerah di Makassar dan Kabupaten Gowa diselimuti asap pada pagi hari yg mampu mengganggu kesehatan pernapasan.ANTARA FOTO/ABRIAWAN ABHE Sejumlah pengendara melintas menembus asap akibat kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (18/9/2019). Kebakaran sampah di TPA Antang yg terjadi sejak Minggu (15/9/2019) tersebut mengakibatkan sebagian daerah di Makassar dan Kabupaten Gowa diselimuti asap pada pagi hari yg mampu mengganggu kesehatan pernapasan.

Baca juga: Panik Saat Ban Pecah, Lebih Baik Tambah Gas Ketimbang Injak Rem

Sedangkan klakson menjadi pemberi sinyal untuk lingkungan sekitar atau kendaraan lainnya. Ketika suara klakson dibunyikan, maka menjadi tanda buat orang yang lain di sekeliling kita.

“Khusus bagi mobil dan motor, pastikan saat berkendara di kabut asap terus menyalakan lampu dalam posisi high beam atau lampu jauh. Ini berguna menolong visual kalian sekaligus memberikan tanda ke pengendara yang lain yg ada di depan,” ujar Jusri.

Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca

No More Posts Available.

No more pages to load.