Istri Sebut Ghosn Alami Perlakuan Kasar Di Tahanan

oleh -33 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Tokyo – Istri mantan chairman Nissan Motor Co, Carlos Ghosn, mendesak Human Rights Watch buat memperhatikan ‘perlakuan kasar’ yg suaminya terima ketika ditahan di penjara Jepang, menurut surat yg dilihat oleh Reuters pada Minggu (13/1/2019).

Pemerintah Jepang sudah menuduh Ghosn atas pendapatan yg tak dilaporkan dan pelanggaran kepercayaan dengan mentransfer kerugian investasi pribadi ke Nissan pada 2008.

Dalam surat setebal sembilan halaman itu, Carol Ghosn meminta kepada direktur Human Rights Watch Jepang, Kanae Doi, buat menyoroti perlakuan kasar dan ketidakadilan terkait hak asasi manusia yg dialami suaminya, yg ditimbulkan oleh sistem peradilan Jepang.

Ghosn bertanggung jawab atas aliansi yg mencakup Nissan Motor, Mitsubishi Motors dan Renault, hingga penangkapan atas dirinya di pertengahan November tahun dahulu mengejutkan industri otomotif dunia.

Pemerintah Jepang sudah menolak permintaan bagi mengakhiri penahanannya selama 39 hari. Pengacara Ghosn menyampaikan kemungkinan mulai membutuhkan lebih dari enam bulan buat kasusnya diadili.

Pejabat dari Human Rights Watch yg bermarkas di New York, Nissan, dan kedutaan besar AS di Jepang tak bisa dihubungi bagi memberikan komentar atas surat tersebut.

Pada Jumat minggu lalu, Nissan menyampaikan bahwa pihaknya sudah mengajukan pengaduan pidana terhadap Ghosn dengan jaksa Tokyo terkait dengan penyalahgunaan ‘sejumlah besar dana perusahaan’.

Mantan eksekutif Nissan itu ditahan di sel seluas 7 m2 dan tak diberi obat harian, menurut surat Carole Ghosn. Dia sudah kehilangan bobot badan sebanyak 7 kilogram sejak penahanannya dan cuma makan nasi dan gandum, kata surat itu.

Jaksa penuntut di Jepang tidak jarang coba mengekstraksi pengakuan dari tahanan yg bisa berlangsung berbulan-bulan, kata Carole Ghosn dalam surat itu.

“Selama berjam-jam setiap hari, para jaksa menginterogasinya, mencambuknya, menceramahinya dan mencaci makinya, di luar kehadiran pengacaranya, dalam upaya buat mengekstraksi pengakuan,” katanya.

“Tak seorang pun harus dipaksa menanggung apa yg dihadapi suami aku setiap hari, khususnya di negara maju seperti Jepang, ekonomi terbesar ketiga di dunia,” kata Carole menambahkan.

Ghosn menyampaikan bahwa dirinya dituduh bersalah dan ditahan secara tak adil berdasarkan tuduhan yg tak berdasar selama proses pengadilan di Tokyo pada minggu lalu. Itu sekaligus menjadi penampilan publik pertama Ghosn sejak penangkapannya.
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca