Ingat, Mobil Murah Dilarang Konsumsi BBM Premium Dan Pertalite

oleh -80 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

JAKARTA, – Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB) mengatakan, bahan bakar berkualitas rendah seperti Premium 88, Solar, Dexlite, dan Pertalite 90, ikut menyumbangkan tingginya polusi udara di DKI Jakarta, melalui emisi gas buang kendaraan bermotor.

Oleh sebab itu, Ahmad Safrudin, Direktur Eksekutif KPBB menyarankan agar pemerintah menghentikan produksi dan penjualan keempat macam bahan bakar minyak (BBM) itu.

Perlu diketahui, sejak regulasi low cost green car/LCGC alias mobil murah terbit pada 2013 telah dijelaskan bahwa mobil yg masuk dalam kategori itu harus memenuhi spesifikasi BBM minimal Research Octane Number (RON) 92 atau setara Pertamax.

Baca juga: 4 Jenis BBM yg Harus Dihapus Pemerintah

Ketentuan itu juga tertuang dalam Peraturan Menteri (Permen) Perindustrian No. 33/M-IND/PER/7/2013, tentang Pengembangan Produksi Kendaraan Bermotor Roda Empat yg Hemat Energi dan Harga Terjangkau (PPKB).

Perihal aturan BBM minimal buat LCGC bermesin bensin tertulis pada Pasal 2 ayat 2a. Aturan tentang penggunaan minimal BBM RON 92 juga tertulis dalam Peraturan Direktur Jendral Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi No. 25/IUBTT/PER/7/2013 tentang Petunjuk Teknis PPKB.

Sejumlah pengendara mengisi bahan bakar di SPBU Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/1/2017). PT Pertamina (Persero) segera menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) akan 5 Januari 2017. Revisi harga berlaku bagi macam BBM non-subsidi dengan angka kenaikan sebesar Rp 300. / GARRY ANDREW LOTULUNG Sejumlah pengendara mengisi bahan bakar di SPBU Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/1/2017). PT Pertamina (Persero) segera menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) akan 5 Januari 2017. Revisi harga berlaku buat macam BBM non-subsidi dengan angka kenaikan sebesar Rp 300.

Ketentuan itu tertera pada Bab II TAHAPAN Nomor 3a dan wajib dipenuhi merek LCGC agar mendapat fasilitas keringanan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

Sekarang ini, merek yg ikut program mobil murah itu seperti Daihatsu dengan Ayla dan Sigra, Datsun Go, dan GO+ Panca, Honda Brio Satya, Suzuki Karimun Wagon R, dan Toyota Agya dan Calya.

Baca juga: Dianggap Sumbang Polusi, Dishub DKI Jakarta Kaji Pembatasan Motor

Semua agen pemegang merek (APM) itu pun menyarankan pemilik mobil murah tetap memakai BBM RON 92. Alasan utamam, seluruh model LCGC dirancang memakai BBM dengan oktan lebih tinggi dari Premium dan Pertalite.

Toyota Agya di IIMS 2018 / Aditya Maulana Toyota Agya di IIMS 2018

Tetapi, pada kenyataannya banyak di temukan pemilik mobil murah mengisi BBM macam Premium dan Pertalite. Padahal efek jangka panjang mampu mempengaruhi atau menurunkan kinerja mesin.

Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca

No More Posts Available.

No more pages to load.