Honda Siap Tampilkan Teknologi Terbaru Di CES 2019

oleh -62 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Tokyo – Honda kembali mulai menampilkan rangkaian teknologi terbarunya yg terdiri dari alat mobilitas, robot, alat penghasil listrik, dan konsep lainnya pada ajang Consumer Electronics Show 2019 (CES) 2019, di Las Vegas, AS, Januari mendatang.

Teknologi tersebut dirancang buat mendukung aktivitas sehari-hari penggunanya serta menciptakan lingkungan yg lebih bersih, aman dan nyaman.

Pada kesempatan tersebut, Honda mulai mendemonstrasikan layanan terkoneksi dalam kabin pada All New Honda Passport 2019, dan menyuguhkan sebuah uji tabrak off-road pada Honda Autonomous Work Vehicle, sebuah kategori kendaraan baru yg dirancang oleh para insinyur Honda.

Honda Innovations sebagai bagian dari Honda R&D mulai melakukan debut pertamanya dengan berkolaborasi bersama perusahaan lainnya melalui program Honda Developer Studio dan Honda Xcelerator.

“Honda tengah mencari partner baru bagi bekerja sama membangun dan melakukan pengetesan pada teknologi terbaru kami, dan ajang CES sebagai market place buat pasar B2B yaitu tempat yg cocok buat kalian menemukan partner yg tepat,” ujar Nick Sugimoto, CEO Honda Innovations, dalam informasi tertulisnya kepada , Kamis (13/12/2018).

“Melalui inovasi terbuka, Honda bisa menciptakan nilai tambah buat mobilitas manusia, mengakomodasi gaya hidup yg beragam sekaligus mewujudkan lingkungan yg bebas dari kecelakaan,” imbuhnya.

Honda mulai menampilkan prototipe teknologi dan konsep di CES 2019, meliputi:

1. Honda Autonomous Work Vehicle: Tingkatkan Efisiensi Kerja

Honda mulai menggelar uji tabrak bagi Honda Autonomous Work Vehicle, sebuah prototipe kendaraan off-road yg mengkombinasikan mobil berjenis All-Terrain Vehicle (ATV) dengan teknologi otonom.

Teknologi ini didesain oleh Honda R&D Amerika bagi meningkatkan efisiensi di dua sektor yakni konstruksi, agrikultur, pencarian dan penyelamatan serta pemadam kebakaran.

Mobil ini memakai sasis ATV yg cocok digunakan ketika menjelajah ke medan yg sulit dilalui, dengan didukung penggerak Four Wheel Drive (4WD) serta dibantu teknologi GPS dan sensor.

Sebelumnya, kendaraan ini pernah ditampilkan di CES 2018 dengan nama 3E-D18, dan kini sudah melalui serangkaian tes di berbagai medan.

Hingga kini, Honda masih mengembangkan kendaraan tersebut dengan menciptakan dua alat tambahan yg mampu memperbanyak kegunaan dari Honda Autonomous Work Vehicle.

2. SAFE SWARMTM: Ciptakan Pengalaman Berkendara yg Lebih Aman

SAFE SWARMTM diciptakan bagi membangun lingkungan yg bebas dari kecelakaan dengan menerapkan pergerakan dahulu lintas yg aman melalui teknologi mobil terkoneksi.

Honda SAFE SWARMTM dapat mendukung kendaraan bagi berkomunikasi dengan kendaraan yang lain disekitarnya, serta saling berbagi infomasi mengenai lokasi dan tingkat kecepatan.

Dengan keterangan yg ada serta didukung sensor, maka kendaraan mampu melakukan pertimbangan sendiri dalam mencari jalanan yg dinilai paling aman.

Selain itu, Honda SAFE SWARMTM juga bisa mencegah terjadinya kecelakaan dengan berbagi keterangan bersama kendaraan di depannya, sehingga bisa melakukan pengereman secara dini ketika kendaraan di depan berhenti mendadak ataupun merubah haluan apabila diperlukan.

Sistem ini didukung teknologi komunikasi V2X serta sensor pada kendaraan dan infrastruktur di sekitarnya.

3. Robotika: Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia

Honda membangun beragam teknologi robot bagi mewujudkan visi dimana robot mampu menolong aktivitas manusia di masa depan. Oleh karena itu, Honda menciptakan Honda P.A.T.H (Predicting Action of the Human) Bot sebagai robot yg bisa bermanuver dengan lincah di tempat umum.

Dilengkapi dengan kecerdasan buatan, Honda P.A.T.H Bot memakai kamera on-board dan sensor bagi mengidentifikasi lokasi serta lingkungan di sekitarnya, sehingga mampu melakukan pergerakan tanpa menabrak objek yang lain sekaligus menentukan rute yg paling optimal.

Untuk mendukung pengembangan robot, Honda juga memperkenalkan platform Honda RaaS (Robotics as a Service) sebagai sebuah software yg mendukung penyimpanan maupun pembagian data, kontrol komunikasi dan koordinasi dengan robot lainnya melalui interface API2 dan SDK3.

Tak cuma itu, Honda juga menampilkan Honda Omni Traction Drive System sebagai sebuah mekanisme yg memungkinkan robot buat bergerak ke arah manapun.

Sistem ini digunakan pada Honda UNI-CUB yg pernah dipamerkan di Indonesia pada Maret lalu, sebagai sebuah alat mobilitas yg mampu digerakkan kemana saja sekaligus menyeimbangkan dirinya sendiri.

Mekanisme serupa juga bisa diterapkan di alat mobilitas lainnya, dan Honda buat pertama kalinya berkolaborasi dengan perusahaan Nidec-Shimpo, dengan merancang Honda Omni Traction Drive System buat kendaraan S-CART.

4. Wireless Vehicle-to-Grid: Menekan Jumlah Karbondioksida (CO2)

Honda mulai menampilkan Wireless Vehicle-to-Grid (V2G) sebagai sistem pengelolaan listrik yg berpotensi menekan jumlah karbon sekaligus memberikan nilai tambah buat konsumen.

Seiring semakin populernya kendaraan listrik, maka permintaan mulai listrik selalu meningkat dan terkadang produksi listrik dikerjakan memakai metode yg menyebabkan jumlah karbon meningkat.

Dengan sistem Wireless Vehicle-to-Grid (V2G) maka pengisian daya listrik bisa dikerjakan beberapa arah yakni dari stasiun pengisian ke mobil listrik, serta sebaliknya dari mobil listrik ke stasiun pengisian sehingga mengurangi beban produsen listrik dalam memenuhi permintaan pasar.

Sementara itu, pengendara yg menyuplai listrik dari mobilnya ke stasiun pengisian mulai mendapatkan kompensasi dari operator terkait.

Selain itu, tak seperti pengisian daya konvensional yg memakai kabel, sistem ini mendukung pengisian daya secara wireless cuma dengan memarkir mobil diatas charging pad.

5. Honda Innovations: Dukung Kolaborasi yg Canggih

Honda Innovations bekerja sama dengan perusahaan lainnya menggelar program inovasi terbuka melalui Honda Developer Studio dan Honda Xcelerator.

Di ajang CES 2019, Honda Developer Studio mulai memakai All New Honda Passport 2019 bagi mendemonstrasikan pengalaman berkendara dengan Honda Dream Drive, sebuah simulasi virtual reality yg dikombinasikan dengan gerakan dari kendaraan.

Teknologi ini pertama kali dipamerkan pada CES 2017 sebagai hasil kolaborasi dengan DreamWorks Animation dan hingga kini sudah dikembangkan dengan lebih banyak fitur.

Honda Dream Drive for Driver mulai mendemonstrasikan transaksi pembayaran secara in-vehicle, dimana pengendara mampu melakukan reservasi restoran, membayar barang belanjaan dan membagikan lokasi mobilnya melalui car mobile wallet.

Sementara itu, Honda Dream Drive for Passenger mulai menampilkan berbagai permainan menarik, aplikasi film dan travelling, serta mengatur radio dan fitur didalam kabin melalui smartphone.

Selain itu, Honda Xcelerator bersama dengan perusahaan Noveto mulai mendemonstrasikan teknologi audio 3D yg mulai memberikan peringatan kepada pengendara terhadap berbagai objek yg sulit dilihat maupun dideteksi oleh sensor, sehingga mencegah terjadinya kecelakaan di perjalanan.
Sumber: http://teknologi.inilah.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca