Harley-Davidson Terancam Dampak Perang Tarif Trump-Uni Eropa

oleh -288 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Jakarta, – Uni Eropa berencana menerapkan tarif impor pada produk ekspor Amerika Seerikat (AS), sebagai tindakan pembalasan terhadap proposal Presiden Donald Trump, di mana Amerika Serikat bakal menempatkan pajak 25 persen bagi baja impor dan pajak 10 persen aluminium.

Pasca pernyataan Trump tersebut, President of European Commission Jean-Claud Juncker, kemudian mengumumkan bahwa Uni Eropa mulai mengenakan tarif buat tiga komoditas penting yang berasal AS, merupakan Harley-Davidson, Kentucky Bourbon dan celana Levi’s.

“Kami mulai mengenakan tarif buat saat produk tersebut. Kami di sini dan mereka mulai mengenal kami. Kami ingin hubungan yg masuk akal dengan Amerika Serikat, tetapi kalian tak dapat begitu saja membiarkan itu,” kata Juncker mengutip Motorcycle.com dari Reuters, Jumat (9/3/2018).

Harley-Davidson Street Bob yg masuk di keluarga Dyna.istimewa Harley-Davidson Street Bob yg masuk di keluarga Dyna.

Kemudian Dennis Slater, President of the Association of Equipment Manufacturers yg berbasis di Milwaukee, Wisconsin AS mengatakan, Presiden Trump seharusnya tak melemahkan tujuannya sendiri, bagi menolong produsen AS menang dengan menerapkan tarif kontraproduktif terhadap impor baja.

Baca juga : Trump Ancam Tarif Impor Mobil Eropa, Masalah bagi Jerman

Sementara pihak Harley-Davidson, terkait masalah perang perdagangan antara AS dan Uni Eropa menuturkan, tujuan dari eksistensi HD sendiri, bagi menolong pelanggan memenuhi impian kebebasan di semua dunia.

“Kami mendukung perdagangan bebas dan adil. Tarif impor pada baja dan aluminium mulai menaikkan biaya buat segala produk yg dibuat dengan bahan baku ini, terlepas dari asal-usulnya. Selain itu, tarif pembalasan dan penghukuman pada Harley-Davidson di pasar mana pun mulai memiliki dampak signifikan pada penjualan, dealer, pemasok, dan pelanggan kita di pasar tersebut,” ujarnya.

Tidak tinggal diam, sebenarnya Trum juga telah membalas lagi sikap dari Uni Eropa tersebut, dengan mengancam memberikan tarif impor bagi produk otomotif Eropa yg dikirim ke AS. Ini yg kemudian mulai membuat Jerman, rumah untuk banyak merek mobil pusing.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112'); });

Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca