Efek Buruk Merokok Di Mobil

oleh -86 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

BEKASI, – Merokok di dalam mobil yaitu kebiasaan yg tidak jarang dikerjakan oleh banyak orang. Bahkan, dikerjakan dengan keadaan air conditioner (AC) menyala, atau terkadang dimatikan agar kinerja pendingin kabin tetap maksimal.

Ternyata meski AC dalam keadaan menyala atau mati, sebaiknya jangan merokok di dalam mobil. Efek jangka panjang dapat menjadikan kinerja penyejuk ruangan menjadi cepat rusak.

Seperti dijelaskan Kelvin Ong, Kepala Bengkel Rotary Bintaro, saat merokok otomatis jendela mobil dibuka dan debu dari luar mulai masuk dan dihisap oleh AC.

“Kotoran atau debu itu mulai masuk ke sistem AC, sehingga menjadikan evaporator menjadi kotor, efeknya jangka pendeknya mulai bau hingga berjamur,” ujar Kelvin di kawasan Bekasi, Jumat (8/2/2019).

Baca juga: 3 Komponen Ini Bisa Jadi Penyebab AC Mobil Tidak Dingin

Kelvin melanjutkan, seandainya telah seperti itu tentunya perawatan AC menjadi lebih cepat dan biaya yg dikelurarkan oleh pemilik mobil itu menjadi lebih besar. Paling utama, kadang mengganti filter kabin.

“Belum lagi efek jangka panjang, ada komponen AC yg yang lain yg harus diganti lebih cepat dari waktu normalnya,” kata Kelvin lagi.

Selain itu, menurut dia buat melakukan perawatan berkala pada AC sebaiknya dikerjakan setiap kelipatan 10.000 km, dimulai servis kecil hingga besar.

“Kalau servis besar setiap 20.000 km. Servis evaporator biasanya setiap 8-12 bulan, dan ganti filter kabin setiap 6 bulan sekali, kalau seperti itu kinerja AC mulai tetap normal,” ucap Kelvin.

Cabang Baru

Rotary Bintaro sendiri yaitu bengkel spesialis AC mobil yg kini baru membuka cabang di daerah Bekasi. Total, telah memiliki enam bengkel yg tersebar di dua wilayah di Jabodetabek.

“Sejak pertama kali dibuka pada tahun 2000, sampai sekarang selalu mengalami perkembangan yg pesat, sehingga selalu dibuka cabang baru,” kata Kelvin.

Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca