Dari Jemuran Padi Hingga Kambing Lepas Ada Di Tol Kartosuro-Sragen

oleh -178 Dilihat

Banyumas Raya

MOJOKERTO, — Seksi Kartosuro-Sragen di ruas Tol Solo-Ngawi yaitu salah sesuatu proyek tol belum jadi yg mulai difungsikan sebagai tol fungsional pada mudik Lebaran 2018.

Namun, berbagai hambatan yg cenderung membahayakan pengendara terpantau masih ditemukan di lokasi tersebut pada Senin (4/6/2018).

Salah sesuatu contohnya masih ada warga yg menjemur padi di atas jalan tol.

Mobil yg digunakan tim Merapah Trans-Jawa 3 tak sengaja melindas jemuran padi punya warga.

Baca juga: Baiknya Isi Penuh BBM Sebelum Masuk Tol Fungsional

Warga melintas pada proyek tol Solo-Ngawi, Jawa Timur, Senin (4/6/2018). Terhitung akan 8 Juni 2018 aatau H-7 Lebaran, Jalan tol fungsional tersebut telah bisa dilalui pemudik.MAULANA MAHARDHIKA Warga melintas pada proyek tol Solo-Ngawi, Jawa Timur, Senin (4/6/2018). Terhitung akan 8 Juni 2018 aatau H-7 Lebaran, Jalan tol fungsional tersebut telah mampu dilalui pemudik.

Keberadaan jemuran padi ini cukup mengagetkan dan di luar dugaan. Jemuran padi tidak tampak dari jauh karena permukaannya sama dengan jalan.

Keberadaanya pun baru disadari ketika jarak kendaraan telah dekat.

Selain jemuran padi, di ruas tol ini juga ditemukan kambing lepas hingga masyarakat sekitar tol yg berkendara naik motor di dalam tol.

Baca juga: Hati-hati, Permukaan Jalan Tol Fungsional Tidak Rata!

 

Tol Solo-Sragen sepanjang 35 kilometer bersiap digunakan secara fungsional pada arus mudik dan balik Lebaran 2018. Tampak dalam gambar keadaan aktual lintasan Tol Solo-Sragen dengan fisik rigid pavement pada Senin (4/6/2018)./HILDA B ALEXANDER Tol Solo-Sragen sepanjang 35 kilometer bersiap digunakan secara fungsional pada arus mudik dan balik Lebaran 2018. Tampak dalam gambar keadaan aktual lintasan Tol Solo-Sragen dengan fisik rigid pavement pada Senin (4/6/2018).

Pengoperasian seksi Kartosuro-Sragen direncanakan dimulai H-7 Lebaran (8 Juni 2018) hingga H+7 Lebaran (24 Juni 2018).

Jalur tol fungsional berlaku dari akan pintu Tol Ngasem, Colomadu, Karanganyar, sampai dengan pintu masuk Tol Ngawi.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiadi menargetkan ruas tol ini telah dapat steril dan aman dilintasi sebelum waktu pengoperasian.

Baca juga: Cara Selamat Melintas di Tol Fungsional

“Kita berharap Jasa Marga mampu menutup jalan-jalan perlintasan dengan masyarakat. Jangan sampai setelah fungsional, ada kendaraan masuk tetapi tol digunakan buat menjemur padi,” kata Budi.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://otomotif.kompas.com
BanyumasRaya.com

No More Posts Available.

No more pages to load.