Lapas Nusakambangan Siap Tampung Napi Terorisme Mako Brimob

oleh -101 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

JAKARTA, – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) bersiap menampung narapidana terorisme yg kini mendekam di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. 

Hal ini disampaikan oleh Dirjen PAS Sri Puguh Utami usai menggelar pertemuan bersama di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (9/5/2018).

Seperti diketahui kerusuhan pecah di Rutan Mako Brimob, Selasa (8/5/2018) malam. Sejumlah narapidana terorisme diduga terlibat dalam kerusuhan yg menewaskan lima orang anggota Polri itu. 

Sri menuturkan, lapas yg dipilih bagi menampung narapidana terorisme adalah Lapas Pasir Putih di Nusakambangan.

Lapas tersebut adalah penjara khusus warga binaan perkara terorisme dengan tingkat pengawasan super ketat atau high risk security yg dimiliki oleh Kemenkumham.

“Intinya kalian ada kesiapan bagi menerima mereka (karena) memang tugas kami,” kata Sri.

Baca juga : Wiranto Anggap Masalah di Mako Brimob Menyangkut Keamanan Nasional

Saat ini kata Sri, Lapas Pasir Putih memilih kapasitas hingga 124 orang tahanan. Sementara itu berdasarkan data Ditjen PAS hingga awal April 2018 lalu, lapas tersebut baru menampung 30 napi terorisme.

Lapas high risk security bagi napi terorisme, juga menyediakan upaya deradikalisasi. Hal ini utama buat memberikan pembinaan dan pemahaman yg tepat kepada napi terorisme.

Sri memastikan, sistem pengawasan di lapas high risk super ketat. Seluruh gerak-gerik dipantau setiap hari oleh kamera pengawas atau CCTV. Satu sel juga cuma diisi oleh sesuatu narapidana.

Meski begitu, Sri menyampaikan kepastian pemindahan para narapidana terorisme dari Mako Brimob masih perlu menunggu keputusan bersama sejumlah pihak. 

Menurut Sri, dalam pertemuan di Kantor Kemenko Polhukam, belum ada keputusan terkait hal tersebut.

“Tergantung assessment dan perintah setelah ini,” kata dia.

Seperti diketahui, keributan terjadi di Rutan Mako Brimob pada Selasa (8/5/2018) malam.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen M Iqbal mengungkapkan bahwa terdapat korban jiwa dalam insiden keributan antara narapidana terorisme dan dua polisi

Baca juga : 5 Polisi dan 1 Narapidana Terorisme Tewas dalam Kerusuhan di Mako Brimob

Menurut Iqbal, lima polisi gugur dan sesuatu narapidana perkara terorisme tewas dalam insiden tersebut. Satu narapidana terorisme itu ditembak karena melawan dan merebut senjata petugas.

Saat ini, kata Iqbal, enam jenazah telah di bawa ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. “Rekan kalian yg gugur ketika ini telah di RS Polri Kramat Jati,” kata Iqbal.

Sementara itu, hingga pukul 15.45 WIB masih ada sesuatu anggota polisi yg disandera oleh narapidana terorisme di dalam rutan Mako Brimob.

TV Enam jenazah dibawa dengan memakai mobil ambulans.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber: http://nasional.kompas.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca