WHO Golongkan Seks Komplusif Termasuk Penyakit Mental

oleh -228 Dilihat

Banyumas Raya

Untuk pertama kalinya, organisasi kesehatan dunia (WHO) . Mengklarifikasi seandainya perilaku kecanduan seks termasuk dalam kategori penyakit mental.

BERITA TERKAIT
  • Asian Games 2018 diprediksi genjot konsumsi listrik PLN 10 persen
  • Industri farmasi manfaatkan bahan baku lokal tekan dampak Rupiah melemah
  • Gandeng Happy Fresh, Grab luncurkan layanan belanja kebutuhan pasar

Melansir New York Post pada Selasa (10/7/2018), WHO menambahkan kecanduan seks dalam daftar ini dua pekan setelah memasukkan kecanduan gim.

Dr Valerie Voon dari Royal College of Psychiatrist mengatakan, 2 – 4 persen dari populasi di Inggris menderita kecanduan seks. Sementara di Amerika Serikat, hal ini memengaruhi 3 – 6 persen orang dewasa.

“Ini adalah perilaku yg cenderung disembunyikan karena memalukan dan kadang kali pencandu seks tak terlihat,” kata dia.

“Menambahkan ini ke daftar WHO yaitu langkah yg sangat baik bagi pasien karena memungkinkan mereka dalam mengenali, bahwa mereka menderita masalah. Itu membawanya keluar dari bayang-bayang dan mereka mampu mencari bantuan buat itu,” kata Voon.

Simak juga video menarik berikut ini:

Mengabaikan Kehidupan

WHO menggambarkan perilaku seks kompulsif sebagai pola kegagalan dalam mengendalikan dorongan seksual yg intens, berulang-ulang, atau desakan yg menghasilkan perilaku seksual berulang.

Gejalanya kelihatan ketika seks menjadi fokus penting dari kehidupan seseorang, diabaikannya kesehatan, perawatan pribadi, serta minat dan tanggung jawab.

Perilaku ini haruslah kelihatan jelas selama enam bulan atau lebih dan menyebabkan persoalan dalam kehidupan pribadi.

Voon menambahkan, hal ini dapat diobati bersamaan dengan keadaan seperti depresi dan kecemasan.

Tetap dengan bahasan mengenai kecanduan seksual. Beberapa waktu lalu, seorang wanita yang berasal Los Angeles mengaku bahwa dirinya mengalami persoalan kecanduan seks sejak 12 tahun. Dan kini wanita yg bernama Erica Garza tersebut sudah berusia 35 tahun. Sudah cukup lama juga ya!

Sumber: Liputan6.com [mg2]

Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

No More Posts Available.

No more pages to load.