Waspada, Diabetes Juga Bisa Menyerang Anak

oleh -98 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Jakarta – Banyak orang mengira, penyakit diabetes cuma menyerang kelompok usia dewasa. Ternyata tidak. Penyakit diabetes juga dapat menyerang anak – anak.

Jika selama ini banyak yg mengira bahwa diabetes cuma terjadi pada kelompok usia dewasa, nyatanya siapapun dapat mengalami kadar gula tinggi, bahkan pada anak-anak.

Hal ini disampaikan oleh Jose Rizal Latief Batubara dari Divisi Endokrinologi Anak FKUI-RSCM dalam Hari Diabetes Sedunia tahun 2019 yg digelar oleh Kementerian Kesehatan, baru – baru ini.

“Selama ini kalian berpikir kalau diabetes terjadi pada orang tua, ibu-ibu, bapak-bapak, tetapi ternyata pada anak banyak sekali. Yang terdaftar secara resmi kepada kita sekitar 2000-an kasus,” kata Jose.

Hal yg sama juga disampaikan oleh Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Cut Putri Arianie. Menurutnya perubahan tren penyakit menyebabkan Penyakit Tidak Menular yg salah satunya diabetes kini terjadi diusia produktif.

“Tren penyakit tak menular meningkat diusia 10-14 tahun, kalau dahulu penyakit orang tua, sekarang bukan lagi. Yang terkena sekarang bukan cuma orang tua, tetapi usia produktif,” kata Cut.

Menurut Jose, kejadian diabetes melitus pada anak jumlahnya selalu meningkat, tak cuma di dunia namun juga di Indonesia. Di dunia, hampir 70 ribu perkara setiap harinya, sedangkan di Indonesia hampir setiap hari dan setiap bulan ada perkara baru.

Jose menambahkan bahwa ada 2 macam diabetes pada anak merupakan diabetes tipe-1 dan tipe-2.

Diabetes Melitus tipe-1 terjadi karena kerusakan sel beta pankreas sehingga tak mampu memproduksi insulin. Insulin utama bagi merubah gula menjadi energi.

Karena insulin tak dapat diproduksi, gula darah tak mampu diubah sehingga gula darah tetap tinggi. Penyakit ini yaitu penyakit bawaan yg tak mampu dicegah, namun mampu dikendalikan.

Untuk Diabetes Melitus tipe-2 paling kadang ditemukan pada orang dewasa serta pada orang yg memiliki berat badan berlebih (obesitas). Pada tipe ini insulinnya ada, namun kerja pankreas tak optimal.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca