Tiga Solusi Pecahkan Masalah

oleh -111 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Jakarta – Bagaimana membedakan antara terlalu banyak berpikir dan memecahkan sebuah masalah?

Mengutip dari health, Sabtu, (05/01/2019), persiapan dan perencanaan adalah strategi yg solid bagi menangani masalah. Anda mungkin mengidentifikasi cara kreatif bagi menghadapi tantangan, atau Anda mampu mengembangkan rencana bagi mencegah Anda mengulangi kesalahan.

Baik ketika Anda berurusan dengan persoalan hubungan, persoalan terkait pekerjaan, atau dilema keuangan, mencurahkan energi mental Anda bagi mengatasi halangan bisa menolong Anda mengembangkan solusi yg efektif.

Namun, seandainya Anda menghabiskan berjam-jam menganalisis persoalan Anda, Anda mungkin menciptakan lebih banyak kesulitan bagi diri sendiri.

Ketika Anda berada dalam suasana hati yg buruk dan Anda fokus pada hal-hal yg menyebabkan Anda merasa tak enak, Anda mulai merasa lebih buruk. Saat Anda cemas, membayangkan hal-hal buruk terjadi pada Anda mulai membuat terjebak dalam keadaan kecemasan abadi.

Perbedaan antara terlalu banyak berpikir dan penyelesaian persoalan bukanlah tentang waktu Anda berinvestasi, ini tentang cara Anda berpikir.

Ketika Anda mendapati diri memikirkan persoalan atau peristiwa yg menyusahkan, tanyakan pada diri sendiri pertanyaan-pertanyaan ini:

1. Apakah ada solusi bagi persoalan ini?

Beberapa persoalan tak mampu diselesaikan. Anda tak mampu membuat penyakit orang yg dicintai hilang, dan Anda tak bisa membatalkan peristiwa traumatis yg telah terjadi. Memikirkan hal-hal dengan cara yg tak produktif mampu merusak kesejahteraan psikologis Anda.

2. Apakah aku fokus pada persoalan atau mencari solusi?

Jika Anda dihadapkan dengan persoalan keuangan, mencari strategi buat mendapatkan lebih banyak uang atau melunasi hutang Anda sangat membantu.

Namun, membayangkan diri Anda menjadi tunawisma atau memikirkan betapa tak adilnya situasi keuangan Anda mulai membuat Anda terjebak.

3. Apa yg aku capai dengan memikirkan hal ini?

Jika Anda secara proaktif berusaha mendapatkan perspektif baru, Anda mungkin menemukan bahwa memikirkan suatu persoalan sangat membantu.

Namun, seandainya Anda berulang kali berpikir tentang bagaimana Anda menginginkan satu berbeda atau membayangkan segala hal yg salah (tanpa mengidentifikasi tindakan yg mulai menolong Anda menjadi sukses), Anda terlalu banyak berpikir.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca