Penelitian: Tahun 2045, Seperempat Penduduk Bumi Kegemukan

oleh -137 Dilihat

Banyumas Raya

Dunia harus lebih serius dalam melihat persoalan obesitas. Jika tidak, sebuah penelitian mengungkap, seperempat penduduk bumi mulai bermasalah dengan berat badan pada tahun 2045.

BERITA TERKAIT
  • Obesitas mana yg paling bahaya, apel atau pir?
  • Orang gemuk juga mampu sehat, mitos atau fakta?
  • 5 Faktor pencetus buah hati alami obesitas

Penelitian itu dipresentasikan di Kongres tentang obesitas di Wina, Austria pada 23 – 26 Mei 2018. Dalam penelitian tersebut dinyatakan, 22 persen orang di dunia mulai mengalami obesitas pada tahun 2045.

Angka ini naik dari cuma 14 persen pada 2017. Sementara, sesuatu dari delapan penduduk dunia mulai memiliki diabetes tipe 2.

Berdasarkan data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), serta membagi populasi tiap negara ke dalam kelompok usia, para peneliti menyampaikan buat menstabilkan tingkat diabetes secara global hingga 10 persen, tingkat obesitas harus diturunkan dari 14 persen menjadi 10 persen di tahun 2045.

“Angka-angka ini menggarisbawahi tantangan mengejutkan yg mulai dihadapi dunia,” ujar kepala petugas medis dunia di Nove Nordisk Research and Development, Alan Moses, seperti dilansir dari New York Post pada Jumat (25/5/2018).

Studi ini ditulis para peneliti dari Nove Nordisk Research and Development di Sborg, Denmark, Health Advocacy di Bagsvrd, Denmark, dan University College London di Inggris.

“Masing-masing negara harus bekerja dengan strategi terbaik buat mereka,” kata Moses.

Risiko kesehatan

Obesitas memiliki risiko kesehatan yg serius. Orang dengan kenaikan berat badan moderat sebelum usia 55 tahun memiliki risiko kematian dini dan penyakit kronis.

“Studi kalian adalah yg pertama dalam kategorinya, yg secara sistematis meneliti hubungan kenaikan berat badan dari awal hingga dewasa pertengahan, dengan risiko kesehatan di kemudian hari,” kata penulis senior Frank Hu, profesor nutrisi dan epidemiologi, serta kepala Departemen Gizi di Harvard T.H. Chan School of Public Health.

Perempuan memperoleh kenaikan rata-rata hingga 10 kilogram selama waktu penelitian, sementara pria mengalami kenaikan hingga 8,6 kilogram.

Sumber: Liputan6.com [ita]

Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

No More Posts Available.

No more pages to load.