Pencegahan Lebih Baik, Ini Dia Jenis Vaksin Kanker Yang Wajib Kamu Tahu

oleh -247 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Sebelum penyakit berdatangan, tentu lebih baik seandainya kami mencegahnya terlebih dahulu. Sehingga muncul ungkapan bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati. Begitu pula dengan antisipasi datangnya penyakit kanker dengan cara vaksinasi.

BERITA TERKAIT
  • Ganjar menjenguk Huda, bocah penderita kanker di wajah
  • Kuku hitam mampu jadi pertanda datangnya kanker kulit?
  • Mengetahui kanker tiroid, penyakit yg diderita Probosutedjo selama 20 tahun

Tak cuma menjalankan pola hidup sehat seimbang, vaksinasi kanker juga mulai menolong sistem imunitas tubuhmu bagi mengenali dan menghancurkan zat berbahaya yg masuk ke dalam tubuh. Vaksin ini diciptakan dengan kemampuan buat melawan sel kanker tanpa menghiraukan macam kanker yg muncul.

Seperti dilansir dari Boldsky.com, ada 2 kelompok besar dari vaksin kanker. Kelompok yg pertama adalah vaksin pencegahan dan yg kedua adalah vaksin pengobatan.

Vaksin pencegahan
Dokter memberikan macam vaksin ini kepada orang sehat buat mencegah berkembangnya kanker tertentu. Sejauh ini ada 2 macam vaksin pencegahan kanker yg sudah disetujui oleh U.S. Food and Drug Administration yaitu:

1. Vaksin HPV
Vaksin macam ini berguna bagi melindungimu terhadap HPV atau Human papillomavirus yg jadi cikal bakal penyakit kanker serviks, kanker vagina dan vulva, kanker dubur, termasuk penyakit kelamin lain.

2. Vaksin Hepatitis B
Seperti namanya, vaksin Hepatitis B mulai mencegah infeksi virus Hepatitis B (HBV) yg dapat menyebabkan penyakit kanker hati.

Vaksin pengobatan
Vaksin ini juga dinamakan vaksin terapetik. Vaksin pengobatan termasuk macam imunoterapi yg bekerja bagi meningkatkan pertahanan alami dalam melawan kanker seperti menghancurkan sel-sel kanker yg masih ada di dalam tubuh setelah perawatan lain, menghentikan tumbuh dan menyebarnya tumor, dan mencegah datangnya kanker.

Cara kerja vaksin pengobatan:
Antigen kanker adalah zat yg berada di permukaan sel kanker dan biasanya berasal bukan bagian dari tubuh. Sistem kekebalan tubuh secara otomatis mulai menyerang antigen dan menyingkirkannya. Hal ini lama-kelamaan membuat antigen ‘hafal' dengan cara kerja sistem imunitas tubuh. Sehingga membuatnya kebal.

Pemberian suntikan vaksin pengobatan kanker mulai meningkatkan kemampuan sistem imunitas tubuh buat mengenali dan menghancurkan antigen kanker sehingga diharapkan vaksin ini dapat membunuh sel kanker.

Meski begitu, vaksin pengobatan kanker tidak mampu diberikan pada macam kanker yg telah berukuran besar dan harus dihilangkan dengan metode operasi. Vaksin pengobatan kanker juga tidak mampu disuntikkan pada pasien yg memiliki sistem kekebalan tubuh lemah. [feb]

Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca