MOI Sediakan Pelayanan Bidan Dan Perawat

oleh -216 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Jakarta – Banyaknya lulusan Bidan dan perawat setiap tahunnya berbuntut panjang. Hal ini terkait dengan sempitnya lapangan pekerjaan.

Menurut Yohanna Doa Morinta Chief SDM MOI (Medis Online Indonesia) yg juga bidan dan trainer, menjelaskan MOI dibuat karena dilatar belakangi dengan banyaknya lulusan bidan yg setiap tahunnya mencapai 100 ribu. Sekitar, 30 – 40 persen dari mereka tak memiliki pekerjaan.

“Banyak Bidan di Medan juga bekerja tetapi tak memiliki penghasilan yg baik, atau low income. Ada juga yg berpenghasilan cuma Rp. 500 ribu,” papar Yohanna ketika ditemui di acara Bekraf Latih Pemenang Roadshow GoStartupIndonesia, Jakarta, Kamis, (01/11/2018).

Melihat hal terseut, Yohanna dan tim membuat MOI buat menjadi wadah buat para bidan dan perawat mencari penghasilan. Pada sisi lain, banyaknya masyarakat yg mengalami persoalan atau kesulitan ketika hamil, menghadapi persalinan, persoalan gagal menyusui, dan membutuhkan perawatan lainnya.

“Karena itu, kalian melihat persoalan ini dapat diatasi dengan tenaga kesehatan yg kompeten di bidangnya,” tambah Yohanna.

Aplikasi yg telah tersedia di playstore tersebut dalam waktu delapan bulan, telah melayani sekitar 800 permintaan. Tiga hal yg paling diminati masyarakat adalah bagi merawat lansia, merawat penderita stroke, dan ibu hamil.

Hingga kini, bidan dan perawat yg tergabung dalam MOI bagi di Medan jumlahnya mencapai 115 orang. Kemudian di Jakarta 20 orang, dan Palembang 20 orang.

“Hingga kini masih ada banyak bidan, sekitar 770 orang yg menunggu kalian trainning sebelum akhirnya terpilih masuk dalam MOI,” papar Yohanna.

Melihat kepiawaian anak muda dalam menelurkan startup tersebut, George E Siregar sebagai director operational and business development Altira, yg juga selaku juri dalam acara kompetisi GSI (GoStratupIndonesia), menjelaskan seluruh startup yg telah ada dari hasil kompetisi tersebut memang benar – benar memiliki sosial impact yg sangat baik.

“Ini salah satunya adalah MOI. Memiliki sosial impact yg besar dan dapat menolong banyak orang,” ujar George.

Agar para pemenang GSI semakin matang dalam menjalankan startup yg dimiliki, Bekraf memberikan pelatihan atau bootcamp dari beragam nara sumber yg kompeten di berbagai bidang.

Pembekalan yg diberikan tersebut akan dari pentingnya sebuah tim, kecakapan mempersiapkan finansial, dan bagaimana mempelajari kontrak kerja.

“Ini segala yg hadir di sini adalah owner dari startup. Jadi mereka harus fokus karena kalau tak fokus, nantinya karyawannya mulai terbengkalai,” tambah George. (tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca