Kemenkes Rekrut Tenaga Pendukung Kesehatan Di Arab

oleh -104 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Arab Saudi – Kementerian Kesehatan selalu mempersiapkan sumber daya manusia yg dibutuhkan bagi penyelenggaraan kesehatan haji tahun 2019.

Bersamaan dengan rekrutmen Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yg masih berlangsung, ketika ini Kemenkes juga tengah melakukan proses pengadaan Tenaga Pendukung Kesehatan (TPK).

Demikian diungkapkan Kepala Pusat Kesehatan Haji, Dr. dr. Eka Jusup Singka, MSc usai meninjau segera proses seleksi TPK di Jeddah, Arab Saudi, seperti yg dikutip dari siaran pers, Senin, (11/03/2019).

Dalam pelaksanaannya, Pusat Kesehatan Haji Kemenkes bekerjasama dengan Kantor Urusan Haji (KUH) Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Jeddah bagi menyeleksi para calon TPK dalam rangka mendapatkan 170 orang TPK yg nantinya mulai mendukung pelaksanaan tugas para PPIH Arab Saudi Bidang Kesehatan.

“Para calon TPK ini nantinya mulai bertugas menolong keseharian para PPIH. Ada yg sebagai tenaga kebersihan, supir ambulans, pengemudi kendaraan operasional, mekanik, Pendamping Orang Sakit (POS) dan juga administrasi perhajian,” terang Eka.

TPK tak cuma berasal dari Warga Negara Indonesia (WNI) yg tengah bermukim, bekerja, atau belajar di wilayah Arab Saudi dan sekitarnya tapi juga Warga Negara Asing (WNA) Arab Saudi yg berminat menjadi TPK.

Saat ini terdapat 286 orang yg melamar sebagai calon TPK. Mereka mulai menjalani dua tahapan seleksi yakni antara yang lain seleksi administrasi, tes wawancara, dan ujian praktek.

Lebih lanjut Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes menjelaskan pada tahun ini proses rekrutmen memang melibatkan KJRI buat melakukan klarifikasi dan verifikasi administrasi dokumen para calon TPK yg mulai ditugaskan dan ditempatkan sesuai kebutuhan operasional.

“Tahun ini mulai direkrut sekitar 170 orang TPK yg bekerja dalam penyelenggaraan kesehatan haji. Saya harap mereka dapat memiliki sikap SHARI (Sigap, Handal, Amanah, Responsif dan Inisiatif),” pungkas Eka.

KJRI Jeddah menunjuk Tubagus Muhammad Nafia sebagai pejabat yg bertanggung jawab bagi mendukung kegiatan rekrutmen TPK ini. Menurutnya, ia ditugaskan khusus bagi melakukan verifikasi dokumen para calon TPK yg mengikuti seleksi.

Guna memastikan tak ada TPK yg bermasalah dan mendapatkan individu yg berkualitas serta memiliki komitmen kerja yg baik, sudah dibentuk tim panitia yg berasal dari Kantor Urusan Haji KJRI Jeddah dan Pusat Kesehatan Haji Kemenkes.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca