Kemenkes Kirim 7 Ribu Lebih Tenaga Kesehatan

oleh -46 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Jakarta – Setiap orang memiliki hak atas pelayanan kesehatan baik di perkotaan maupun daerah tertinggal perbatasan dan kepulauan (DTPK).

Kementerian Kesehatan sejak 2015 sudah mengirimkan lebih dari 7 ribu tenaga kesehatan Nusantara Sehat (NS) Tim dan Individu.

“Program Nusantara Sehat menjadi kesempatan untuk masyarakat bagi mendapatkan pelayanan kesehatan yg baik. Masyarakat bisa memanfaatkannya bagi melakukan cek kesehatan secara dini bagi mencegah terjadinya berbagai penyakit,” kata Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Kamis (14/03/2019).

NS yaitu sebuah terobosan Kementerian Kesehatan dalam upaya penguatan pelayanan kesehatan dari segi pendistribusian dan pemerataan tenaga kesehatan ke segala wilayah Indonesia, terutama di DTPK.

Program NS ini dapat meningkatkan jumlah, jenis, sebaran dan mutu tenaga kesehatan, karena melibatkan berbagai profesi tenaga kesehatan terlatih. NS juga yaitu program Kementerian Kesehatan yg fokus pada Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat di DTPK dan daerah bermasalah kesehatan.

Program tersebut melibatkan pemerintah daerah guna melaksanakan pelayanan kesehatan secara terintegrasi, terpadu dan berkualitas sesuai semangat Nawacita poin 3, yakni Membangun Indonesia dari Pinggiran dengan memperkuat Daerah-Daerah dan Desa dalam Kerangka Negara Kesatuan.

“Peserta NS adalah tenaga kesehatan profesional yg dapat memberikan pelayanan kesehatan yg baik. Saya harapkan dengan keberadaan mereka (peserta NS) mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” tambah Menkes.

Peserta NS adalah para tenaga profesional kesehatan yg terdiri dari dokter, dokter gigi, perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, tenaga kesehatan lingkungan, tenaga ahli teknologi laboratorium medik, tenaga gizi, dan tenaga kefarmasian.

Hingga ketika ini, Kemenkes sudah melakukan penyebaran tenaga kesehatan NS sebanyak 7.377 peserta Tim dan Individu ke 29 Provinsi di Indonesia.

Pada 2015-2018 sebanyak 3.380 peserta NS Tim sudah dikirimkan ke 162 kabupaten/kota dari 29 provinsi. Sementara pada 2017-2018 sebanyak 3.997 tenaga kesehatan NS Individu dikirimkan ke 225 kabupaten/kota dari 29 provinsi di Indonesia.

Saat usai penugasan NS, para peserta mendapatkan reward berupa bantuan biaya pendidikan yg linier seperti Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) atau Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis (PPDGS) buat dr/drg, atau jenjang pendidikan yg lebih tinggi buat tenaga kesehatan lainnya.

Selain itu, peserta NS juga mendapatkan fasilitasi bekerja ke luar negeri dan prioritas menjadi NS Individu pada pendaftaran berikutnya.

Pelayanan kesehatan primer yaitu upaya terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Fungsinya memberikan pelayanan kesehatan terutama kegiatan promotif dan preventif.

Menkes menekankan agar para peserta NS bisa mencari inti permasalahan kesehatan di wilayahnya dan berupaya mencarikan alternatif solusi yg paling mampu diterapkan di masyarakat di wilayah tersebut.

Menkes juga mengingatkan bahwa perbedaan geografis dan budaya di masing-masing wilayah mulai menjadi tantangan yg mewarnai sehingga diharapkan agar cepat beradaptasi.

Diharapkan seluruh peserta NS mampu menjadi penggerak dalam penguatan layanan kesehatan di Puskesmas, terutama terkait penanganan stunting, TBC, dan Imunisasi.

Peserta NS juga harus dapat menjadi tenaga kesehatan yg dapat diandalkan oleh masyarakat, bisa bersinergi dengan tenaga kesehatan setempat, dinas kesehatan, pemerintah daerah, dan masyarakat.(tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca