Jangan Minum Teh Saat Sahur! Ini Sebabnya…

oleh -190 Dilihat

Banyumas Raya

Teh kerap menjadi teman jam makan orang besar. Dan, kebiasaan ini bahkan terbawa saat bulan puasa, khususnya sahur.

BERITA TERKAIT
  • Meitea, sensasi baru rasa teh bercampur keju
  • Sejuta khasiat dibalik keindahan flowering tea khas China
  • Teh bunga mekar China, khasiat dan keindahan dalam secangkir minuman
  • Melepas penat dengan mencicipi teh di rumah teh tertua warisan Belanda
  • 3 cara hindari kelelahan di kantor
  • Anda bingung karena si kecil takut ke dokter gigi?

Teh dipilih karena bisa tidak mengurangi tenaga dalam waktu cepat, sehingga makan sahur tidak terhalang rasa kantuk. Namun di balik itu, tahukah Anda bahwa sebenarnya minum teh ketika sahur sangat tak dianjurkan?

Faktanya, teh yaitu macam minuman yg mengandung kafein, demikian diungkapkan dr. Kartika Mayasari dari situs Klik Dokter. Selain mampu mencegah rasa kantuk, senyawa tersebut juga memiliki sifat diuretik alias menarik cairan (air dan garam) dari dalam tubuh buat dikeluarkan bersama urine. Oleh karena itu, kebiasaan minum teh ketika sahur dapat meningkatkan intensitas buang air kecil di siang hari.

Nah, seandainya Anda tidak jarang buang air kecil ketika puasa sementara asupan cairan sangat terbatas, risiko terjadinya dehidrasi menjadi semakin tinggi. Selanjutnya, seandainya Anda telah dehidrasi, sel-sel di dalam tubuh tak mampu berfungsi dengan baik. Alhasil, terjadinya keluhan-keluhan berikut ini tidak mampu dihindari lagi:

  • Rasa haus berlebih
  • Kulit dan mata kering
  • Bibir dan mulut kering
  • Rasa lelah dan kepala terasa pusing
  • Buang air kecil berwarna kuning pekat
  • Mata cekung
  • Tekanan darah menurun dan denyut nadi meningkat
  • Hindari juga minuman ini ketika sahur

Selain teh, terdapat pula dua minuman yang lain yg sebaiknya tak Anda konsumsi ketika sahur di bulan Ramadan. Beberapa minuman tersebut adalah sebagai berikut:

Kopi

Mirip dengan teh, minuman ini juga mengandung kafein di dalamnya. Seperti sudah dibahas di atas, kafein bersifat diuretik sehingga meningkatkan risiko terjadinya dehidrasi ketika berpuasa.

Minuman asam

Minuman asam mengakibatkan naiknya asam lambung, yg mulai mengganggu ibadah puasa Anda. Ini karena asam lambung yg naik bisa menimbulkan keluhan mual dan muntah, terutama pada Anda yg memiliki mag atau gastritis.

Minuman bersoda

Sama halnya seperti minuman asam, minuman bersoda juga bisa menyebabkan keluhan mual muntah pada penderita gastritis. Oleh karena itu, minuman macam ini sebaiknya tak dikonsumsi di waktu sahur.

Minuman manis

Minuman manis mulai menyebabkan terjadinya peningkatan insulin di dalam tubuh, sehingga Anda mulai lebih cepat lapar di siang hari.

Daripada minuman di atas, mulai lebih baik seandainya Anda mengonsumsi air putih atau minuman yg mengandung elektrolit seperti air kelapa. Minuman yg seperti ini mampu menolong menghilangkan dahaga, serta menolong menggantikan cairan dan elektrolit yg dibutuhkan tubuh selama berpuasa.

Jadi, setelah mengetahui fakta medis di atas, apakah Anda masih berkeinginan buat minum teh di waktu sahur? Semoga saja tak ya. [ita]

Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

No More Posts Available.

No more pages to load.