Indonesia Dukung Pembangunan Kesehatan Timor Leste

oleh -85 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Dili – Sebagai negara tetangga yg paling dekat dan memiliki sejarah hubungan yg khusus, Indonesia mulai terus mendukung kesuksesan pembangunan di Timor Leste, termasuk pembangunan kesehatan.

Hal tersebut ditegaskan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Anung Sugihantono, M.Kes, pada Pertemuan Pertama Joint Working Group on Health Cooperation yg diselenggarakan pada tanggal 18 Februari 2019 di Dili, Timor Leste.

Dirjen Anung menekankan bahwa Indonesia bersiap melaksanakan kerja sama konkrit lebih lanjut dengan Timor Lesta pada berbagai bidang kesehatan yg disepakati bersama, termasuk penanganan pencegahan dan pengendalian penyakit di perbatasan.

“Kedua negara sedang melakukan upaya eradikasi dua penyakit dan memiliki kepentingan bagi mendapatkan dukungan kerja sama dari negara-negara yg memiliki perbatasan langsung,” kata Anung.

Dalam Pembukaan Pertemuan, Wakil Menteri Kesehatan (Menteri Kesehatan ad interim) Timor Leste, dr. Elia dos Reis Amaral, mengapresiasi komitmen Kementerian Kesehatan RI dalam menolong meningkatkan kapasitas dan sistem kesehatan di Timor Leste.

“Sebagai negara yg baru berkembang, Timor Leste sangat membutuhkan dukungan dan bantuan dari negara terdekatnya, merupakan Indonesia,” kata Elia.

Sementara itu, Ketua Delegasi Timor Leste, Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Timor Leste, Dr. Odete da Silva Viegas, mengharapkan agar implementasi Memorandum of Understanding (MoU) Kerja Sama Bidang Kesehatan Indonesia dan Timor Leste yg ditandatangani kedua Menteri Kesehatan pada tanggal 24 Mei 2017 di Jenewa bisa selalu ditingkatkan bagi mendukung pembangunan kesehatan kedua negara.

Pertemuan Pertama Joint Working Group on Health Cooperation Indonesia-Timor Leste sudah menghasilkan dokumen utama berupa Plan of Action yg berisikan program-program kerja sama konkrit bagi mengimplementasikan MoU Kerja Sama Bidang Kesehatan RI-Timor Leste.

Kedua negara sepakat bagi melaksanakan program kerjasama penanganan pencegahan dan pengendalian penyakit di perbatasan; peningkatan pengembangan sumber daya manusia kesehatan Timor Leste melalui 13 kegiatan pelatihan, 2 kunjungan studi banding dan 1 kegiatan magang, konsultasi online penanganan penyakit tak menular; mobilisasi Emergency Medical Team; studi banding sistem surveilen produk kesehatan di bawah standard dan palsu; serta kerja sama sistem pelayanan rujukan tersier rumah sakit. Program-program ini mulai dilaksanakan pada tahun 2019 2020.

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI bagi Timor Leste, Dubes Sahat Sitorus menyambut baik kesepakatan Plan of Action dengan berbagai program kegiatan kerja sama yg konkrit dan diharapkan bisa dilaksanakan sesuai dengan waktu yg disepakati.

Dubes Sahat menegaskan bahwa upaya Kementerian Kesehatan RI ini mulai menjadi investasi utama dalam memperkuat dan meningkatkan kerja sama bilateral Indonesia-Timor Leste di masa yg mulai datang.

Penyelenggaraan Pertemuan Pertama Joint Working Group on Health Cooperation Indonesia-Timor Leste yaitu inisiatif Indonesia bagi mempercepat implemetasi konkrit MoU Kerja Sama Bidang Kesehatan RI-Timor Leste.

Selanjutnya kedua negara sepakat bagi melanjutkan Pertemua Kedua pada tahun 2020 di Indonesia.

Selain Pertemuan di atas, Kementerian Kesehatan RI juga mendorong penyelenggaraan Pertemuan Kedua Cross Border Initiative Collaboration Meeting (CBM) Indonesia-Timor Leste pada tanggal 19-20 Februari 2019 di Dili, Timor Leste, bagi membahas upaya kerja sama dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular di sepanjang wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste.(tka)

Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca