Imunoterapi Berikan Masa Hidup Lebih Panjang

oleh -59 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Jakarta – Menurut dr. Sita Andarini SpP(K), Ph.D, dari Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, mengutip penelitian, penggunaan imunoterapi pada pasien kanker paru yg belum pernah mendapatkan terapi apapun.

“Pasien yg mendapatkan imunoterapi memiliki hasil akhir berupa masa hidup lebih panjang dan masa hidup bebas penyakit lebih lama dibandingkan pasien yg mendapatkan kemopterapi saja,” ujar Sita Andarini, Jakarta, Kamis, (28/02/2019).

Imunoterapi yg digunakan dalam penelitian ini dan telah disetujui buat terapi kanker paru adalah pembrolizumab atau anti PD-L1.

Cara kerja pembrolizumab adalah memutus ikatan antara reseptor PD1 yg ada di sel-sel limfosit T (bagian dari sistem imun) dengan PD-L1 yg ada di permukaan sel-sel kanker.

“Ketika resptor PD1 pada sel limfosit T ini bertemu atau berikatan dengan PD-L1 yg ada di sel tumor, maka sel T menjadi lumpuh alias tak aktif. Ia tak dapat mengenali sel tumor buat dimusnahkan. Terapi anti PD-L1 dimaksudkan buat memutus ikatan PD1 dengan PD-L1, sehingga sel T kembali aktif membunuh sel-sel tumor,” jelas dr. Lisnawati, SpPK, Kepala Departemen Patologi Klinik dari FKUI/RSCM.

Terapi anti PD-L1 ini sangat individual, artinya cuma efektif diberikan pada pasien kanker paru yg sel-sel tumornya memamerkan ekspresi PD-L1 lebih dari 50 persen.

Penelitian membuktikan seandainya ekspresi PD-L1 lebih dari 50 persen diberikan imunoterapi, respon pengobatannya mencapai sekitar 60 persen.

Anti PD-L1 pembrolizumab mampu membuat pasien kanker paru mengalami progression free survival (masa tumor tak berkembang) selama 10 bulan.

Hasil pengamatan di RS Persahabatan pada pasien-pasien yg diberikan pembrolizumab, telah berlangsung 21 bulan dan 50 persen pasien masih bertahan.

“Masa 10 bulan terbebas dari gejala ini nampaknya tak bermakna, tapi untuk pasien mulai sangat bermakna. Imunoterapi sangat memberikan harapan pasien, karena angka harapan hidup pasien jadi lebih panjang dibandingkan pasien yg cuma mendapatkan kemoterapi,” jelas dr. Sita.

Dr. Lisna menambahkan, ketika ini pemeriksaan PD-L1 telah mampu dikerjakan di Indonesia, merupakan di FK UGM Yogyakarta dan di RS Dharmais. (tka)
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca