Drama Ketika Komedian Denmark Protes Iklan Obesitas Sebabkan Kanker

oleh -171 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Jakarta, Berbagai riset memperlihatkan bahwa obesitas berkaitan erat dengan kanker dan data memperlihatkan bahwa populasi penduduk ketika ini semakin banyak yg masuk kategori obesitas. Atas dasar itu Cancer Research UK dalam seminggu terakhir mempublikasikan pesan-pesan buat meningkatkan kesadaran masyarakat.

Salah sesuatu pesan yg ditekankan adalah bahwa obesitas yaitu penyebab kanker terbanyak kedua setelah merokok. Cancer Research UK meminta agar iklan junk food dilarang dan orang-orang agar lebih mengonsumsi makanan sehat seimbang.

Hal tersebut berhasil menyita perhatian namun buat alasan yg berbeda. Ini karena komedian yang berasal Denmark mengkritik kampanye menyebutnya sebagai bentuk penyudutan orang gemuk (fat shaming).

Baca juga: Studi: Kelamaan Bertubuh Gemuk, Risiko Kanker Melonjak

“Bila memang peduli dengan orang gemuk mengapa menggunakan rasa malu, penghinaan, dan takut buat membuat mereka berubah haluan? Hal-hal ini tak mulai membuat orang mengubah dirinya. Hal ini cuma mulai membuat orang gemuk merasa tak nyaman,” kata Sofie dalam kicauan Twitternya.

Warganet ada yg setuju dengan pendapat Sofie tetapi ada juga yg tidak.

Tam Fry dari National Obesity Forum setuju bahwa meledek orang gemuk memang tak mulai membantu. Namun demikian patut digarisbawahi utama untuk para petugas kesehatan buat dapat secara tegas memberitahu pasien bahwa dirinya gemuk.

“Obesitas adalah isu yg harus diberi tahu segera kepada seseorang. Bila orang itu ingin tetap obesitas dan bahagia maka ya sudah, tetapi kami harus tetap beri tahu,” kata Tam seperti dikutip dari BBC, Senin (5/3/2018).

Cancer Research UK sendiri mengeluarkan pernyataan buat Sofie dalam kicauan balasan yg sudah mendapat like lebih dari 30 ribu kali. Menurut Cancer Research UK kampanye tak pernah dimaksudkan bagi menyudutkan orang gemuk tetapi cuma ingin mengatakan fakta yg perlu diketahui publik.

“Ini bukan tentang fat shaming. Ini adalah hal yg didasari bukti saintifik dan didesain buat mengatakan pesan utama ke publik,” kata Profesor Linda Bauld dari Cancer Research UK.

Baca juga: Awas! Tubuh Gemuk Rentan Digerogoti Jenis-jenis Kanker Ini (1)(fds/up)
Sumber: http://health.detik.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca