CMEF Indonesia Pamerkan 660 Peralatan Kesehatan

oleh -67 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

INILAH.COM, Jakarta – Sebanyak 660 peralatan medis tampil dalam pameran CMEF Indonesia 2019 yg diselenggarakan oleh Reed Exhibitions, di Jakarta Convention Center pada 6-8 Maret 2019. Alat kesehatan ini berasal dari China, Jerman, India, Jepang, Pakistan, Filipina dan Korea Selatan yg dihadirkan di lebih dari 200 booth.

Pameran peralatan medis ini bertepatan dengan kebijakan pemerintah yg mengubah peraturan terkait bagi mendorong investasi asing dan kemitraan demi memajukan sektor kesehatan Indonesia.

Tujuan pameran tiga hari ini bagi memenuhi kebutuhan di sektor kesehatan Indonesia. Gelaran sektor kesehatan tersebut memamerkan teknologi dan peralatan medis terbaru yg dipimpin oleh lebih dari 200 merek dan perusahaan manufaktur medis internasional. Lebih dari 3.000 profesional dari industri medis Indonesia diharapkan hadir bagi menemukan peluang bisnis dan kemitraan baru.

Di dalam pameran CMEF tersebut, beragam konten tersedia bagi memastikan bahwa perusahaan peralatan kesehatan yg hadir dibekali dengan baik buat mengambil keuntungan dari peluang pertumbuhan, dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah yg sudah mengidentifikasi sektor kesehatan sebagai pendorong kemajuan negara.

Sekitar 400 peralatan medis dari jumlah tersebut yaitu peralatan baru yg terdapat di pasar. Komposisi kategorinya 31% yaitu Peralatan Medis, 21% Peralatan Elektromedis / Teknologi Medis, 9% Peralatan Manufaktur, Teknologi OEM dan Peralatan Rehabilitasi /Ortopedi, 6% Peralatan Diagnostik dan banyak lagi.

Beberapa perusahaan peralatan medis yg terkenal secara internasional yg hadir sebagai peserta pameran, di antaranya adalah Kunshan Dynmed Medical Technology Co. Ltd, PT. Java Alkesindo, Shanxian Runte Medical Instruments co., Ltd, Sonoscape Medical dan TGJ Medical Instruments Co, Ltd yg sudah berhasil menjual peralatan medis mereka di Indonesia, termasuk ke Rumah Sakit Haji Jakarta, Rumah Sakit Jakarta, Grup Prodia, Puskesmas Seberuang, RS Antam, RS Asri Medika, RS Bungsu, RS Evasari, RS Immanuel, RS Pasar Rebo, RS Pelabuhan, RS Permata Depok, RS Persahabatan, RS Wijaya dan banyak lagi.

“Sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia diprioritaskan sebagai salah sesuatu pasar penting buat strategi pemasaran global. Kami yakin bahwa CMEF Indonesia adalah platform yg tepat bagi memperkenalkan produk-produk dan solusi inovatif kalian ke pasar yg semakin berkembang ini,” kata Mark Sun, GM Asia Pasifik Mindray dalam keterangannya, Jumat (8/3/2019).

Menurutnya, produk dan solusi yg ditawarkan oleh perusahaan Mindray bisa ditemukan di lebih dari 190 negara dan sekarang diadopsi oleh rumah sakit Indonesia, seperti PT Pelni Hospital dan Siloam Hospitals Group. Grup Siloam Hospitals juga sudah memakai produk-produk Mindray di segala departemennya termasuk di ICU, ER, dan OR.

“Kami yakin bahwa CMEF Indonesia adalah platform yg tepat buat memperkenalkan produk-produk dan solusi inovatif kalian ke pasar yg semakin berkembang ini,” kata Mark Sun.

Sementara itu, Yan Bing, Wakil Presiden Sinopharm International, mengatakan, berpartisipasi dalam pameran medis di Indonesia buat pertama kalinya, pihaknya mencari peluang bagi bekerja sama dengan perusahaan di segala dunia. Tak terkecuali Indonesia.

“Kami yakin CMEF Indonesia 2019 adalah platform yg tepat bagi menolong kalian mendapatkan akses ke sektor kesehatan yg tengah berkembang pesat di Indonesia dan bagi memainkan peran utama menjadikan Indonesia sebagai salah sesuatu tujuan wisata medis terkemuka di dunia,” kata Yan.

Saat ini industri kesehatan Indonesia selalu menciptakan berbagai peluang bisnis secara global. Dengan pemetaan kesehatan diharapkan mulai mencatat pertumbuhan di tahun-tahun mendatang. Sektor kesehatan Indonesia ketika ini tengah mengalami transformasi besar merupakan saat pemerintah menentukan bahwa industri ini mulai memainkan peran utama buat masa depan negara ini.

“CMEF Indonesia tak cuma memberi kalian sebuah platform buat mengeksplorasi peluang bisnis dengan komunitas medis lokal, tapi juga tempat buat mempelajari tren pergeseran, mendapatkan pemahaman mendalam mengenai proses registrasi medis dan menemukan keberhasilan dalam menapakkan langkahnya di sektor kesehatan Indonesia,” terang Wakil Presiden Erbe China itu.

Selain pameran, CMEF Indonesia 2019 juga menggelar serangkaian seminar bagi menolong kalangan profesional di industri kesehatan dalam memantau tren di pasar dan memperluas jaringan bisnisnya. Asosiasi Rumah Sakit Daerah Seluruh Indonesia (ARSADA) dan Knowledge Partner Andaman Medical, para profesional di dunia kesehatan mendukung acara ini buat meningkatkan pembelajaran dan berdiskusi i dengan komunitas perawatan kesehatan internasional.

Ketua ARSADA, Dr. Heru Aryadi, MPH, yg turut hadir di upacara pembukaan, menjelaskan. di Indonesia, banyak peralatan medis yg sudah diproduksi secara lokal dan digunakan di semua rumah sakit setempat, namun masih ada ruang untuk produk premium bagi diproduksi secara lokal yg mulai mengarah pada efisiensi dan kualitas layanan. [adc]
Sumber: http://gayahidup.inilah.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca