Awas, Anak Bisa Trauma Lihat Korban Bom Surabaya

oleh -225 views
Cloud Hosting Indonesia

Banyumas Raya

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika meminta masyarakat bagi tak menyebarkan foto atau konten yg menggambarkan dampak ledakan bom di Surabaya. Foto dan video itu mampu berdampak negatif.

BERITA TERKAIT
  • Awas, 3 macam gangguan jiwa yg rentan terjadi pada wanita
  • Gangguan jiwa dysmorphic disorder muncul karena media sosial. Apa itu?
  • Duduk terlalu lama sama buruknya dengan merokok

Salah sesuatu yg paling bahaya terdampak adalah anak-anak. “Ada pengaruh pasti. Karena kan terorisme sangkut pautnya dengan kekerasan. Walaupun anak-anak tak mengalami secara segera tetapi kan dampaknya pasti berimbas,” ujar psikolog anak, Alva Paramitha.

“Sekarang anak SD saja telah pegang gawai, dengan melihat foto korban pada orang dewasa pun juga dapat menimbulkan trauma,” ujar praktisi Bach Flower Remedies ini.

Alva mengatakan, apa yg dikerjakan teroris memang menyebarkan ketakutan. Dengan begitu, wajar apabila anak mulai merasa takut terhadap isu seperti ini.

Namun, apabila hal tersebut menimbulkan dampak psikologis lain, seperti membenci suatu keyakinan tertentu, Alva menyampaikan pasti ada faktor-faktor dari luar yg menyebabkan hal tersebut.

Hal ini disebabkan, biasanya efek dari tersebarnya gambar-gambar kekejaman adalah murni ketakutan. “Makanya utama sekali orang dewasa ini mendampingi anak-anak dalam menghadapi isu teror seperti ini,” dia menambahkan.

Menurut Alva, salah sesuatu tujuan mengapa foto korban tak boleh disebarkan juga bagi melihat kesiapan masyarakat bagi menjelaskan isu tersebut, terutama buat anak-anak.

“Sebetulnya kan itu juga buat melihat, masyarakat telah bersiap belum sih buat menjelaskan nantinya pada anak di bawah umur,” ujar Alva.

Dia mengatakan, buat menjelaskan hal semacam itu, orangtua sebaiknya menyesuaikannya dengan usia anak.

“Kadang si anak belum tentu tahu apa sih yg diributkan di luar. Saya menyarankan, beri tahu saja secara umum bahwa itu adalah sekelompok orang yg melakukan serangan yg tak ada kemanusiaannya, dijelaskan saja secara umum,” Alva menjelaskan.

Sumber: Liputan6.com [ita]

Sumber: http://www.merdeka.com
BanyumasRaya.com

Komentar Pembaca